Menikung laju di jalan, Pelajar MTS Alfajar Pekanbaru tewas

Menikung laju di jalan, Pelajar MTS Alfajar Pekanbaru tewas

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Kecelakaan tunggal berujung maut dilami seorang pemuda di Jalan Jenderal Sudirman, persisnya di depan Van Holland, Senin (24/08/15) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban meregang nyawa seketika setelah terbentur keras ke median jalan yang menyebabkan lehernya patah.

Pengakuan saksi mata, korban sebelum terlihat meluncur dengan kecepatan penuh dari arah Jalan Imam Munandar. Sesampainya di belokan yang selama ini dikenal dengan tikungan maut arah Rumah Makan Serba Raso, motor Yamaha Jupiter MX korban tak terkendali.

"Dia berusaha menikung (berbelok) dengan kecepatan penuh, tapi tak terkendali. Akhirnya motor korban terpelesat dan kepala korban membentur median jalan," ungkap saksi di lokasi.

Masih kata saksi itu, korban sempat terpental beberapa meter dari motornya. Karena tak memakai helm, kepalanya kemudian mengeluarkan darah segar, begitu juga dengan telinganya.

Masyarakat setempat yang melihat kejadian kaget bukan kepalang. Mereka langsung mengevakuasi korban dan melarikan korban ke Rumah Sakit Tabrani.

"Tadi dibawa ke Tabrani. Korbannya luka parah, kayaknya gak selamat kalau kecelakaanya seperti ini," ujar saksi mata di lokasi.

Pantauan di lokasi, sepeda motor korban rusak parah. Bagian depan hancur dan stangnya patah. Motor ini tidak menggunakaan nomor polisi.

Begitu diperiksa, di joknya terdapat dua nomor polisi yang berbeda. Masing BM 1169 AY dan BM 6680 JN. Setelah diteliti, keduanya tidak dikeluarkan oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru.

Petugas kepolisian yang mendapat informasi langsung meluncur ke lokasi. Mereka langsung mengumpulkan informasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Selanjutnya, motor korban dibawa pakai mobil untuk selanjutnya dibawa ke Mapolresta. Sebelum itu, petugas terlebih dahulu mengecek korban ke RS Tabrani. Disana, petugas tidak menemukan korban.

Menurut petugas RS, korban sudah dibawa ke RS Syafira di Jalan Jenderal Sudirman. Disana, petugas juga tak menemukan korban. Akhirnya, petugas meluncur ke RSUD Arifin Ahmad.

Bertempat di ruang Instalasi Gawat Darurat, korban yang memakai baju merah, jaket les biru dan celana jeans dongker sudah terbujur kaku tak bernyawa. Kaki dan kepala sudah diikat pakai kain putih. Sementara telinganya masih mengeluarkan darah segar.

Pantauan di sana, mata korban terlihat lebam, rahangnya bergeser dan luka-luka lainnya di sekujur tubuh.

Pengakuan Iqbal, saksi yang membawa korban ke RSUD, korban diketahui bernama Muhammad Iqbal. Dia merupakan seorang pelajar di MTS Alfajar.

"Itu berdasarkan kartu pelajar yang kami ditemukan di tubuh korban. Sementera kelahirannya sekitar tahun 98. Itu saja yang diperoleh," katanya. [Pan]