Pemuda Panca Marga di Rohul Harus Punya Sikap Disiplin

Pemuda Panca Marga di Rohul Harus Punya Sikap Disiplin

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pasirpangaraian - Sebanyak 100 anggota Pemuda Panca Marga (PPM) dari Resimen III Yudha Putra Batalyon 310 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti tradisi Pembaretan, akhir pekan lalu.

Tradisi yang biasanya untuk personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini dilaksanakan oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0313 KPR Letkol Kav Yudi Prasetio. Dengan lokasi di kawasan Pujasera Water Front City Pasirpangaraian.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Kepala Staf Resimen PPM Provinsi Riau Teuku Heryanto, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPM Rohul Drs. Yusmar Yusuf MSi, dan seluruh Komandan Koramil (Danramil) di Rohul.

Dandim 0313 KPR Letkol Kav Yudi Prasetio mengatakan pembentukan PPM

merupakan perintah atasan dalam membesarkan organisasi dibawah TNI. Adapun tujuannya antara lain, PPM dan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan

TNI/POLRI (FKPPI) bisa menjadi organisasi penyeimbang dari organisasi lain.

"Kami berharap anggota PPM menjadi teladan bagi warga dalam membangkitkan semangat bela negara. Anggota PPM juga harus melatih disiplin, kecintaan hidup yang teratur, dan membela negara," tegasnya.

Terlepas itu, Kodim 0313 KPR, kata Yudi, punya wacana mengarahkan pelatihan bela negara kepada kelompok masyarakat dalam waktu dekat, termasuk bagi anggota PPM dan FKKPI khusunya. Kodim siapkan tempat dan materi dalam pembekalan.

Ketua DPC PPM Rohul Yusmar Yusuf mengatakan ada 100 anggota dari 215 anggota PPM Rohul yang mengikuti tradisi pembaretan hari ini. Ia berharap, setelah mengikuti pembaretan, anggota PPM menjadi orang disiplin, kreatif dan Mandiri. Mereka dilarang meminta-minta, namun harus punya ide.

Sementara, Kepala Staf Resimen PPM Riau Teuku Heryanto mengatakan anggota PPM di Riau sudah sekira 6.000 orang, dan anggota terbanyak ada di Kabupaten Bengkalis 800. Sedangkan anggota PPM Rohul terbanyak ketiga di Riau.

"Kita upayakan membentuk PPM ini sampai di kecamatan sampai tingkat desa," jelas Heryanto. [cp]