Karhutla Terus Merajalela, Ratusan Hektar Lahan di Pelalawan Terbakar

Karhutla Terus Merajalela, Ratusan Hektar Lahan di Pelalawan Terbakar

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pangkalan Kerinci - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan semakin meningkat. Musim kemarau dan cuaca panas pun terus menyebabkan lahan kekeringan dan mudah terbakar.

Disampaikan Hadi Pinandio, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kebakaran Daerah (BPBPKD) Kabupaten Pelalawan Ahad (26/07) di Pangkalan Kerinci, larangan membakar lahan dan pemadaman terus dilakukan. Meskipun jumlah titik api terus saja bertambah.

"Seperti pada Jumat (24/7) kemarin, tiga titik Karhutla yang terbesar terdeteksi. Dan sampai hari ini juga pemadaman masih terus dilakukan di berbagai lokasi kebakaran baik yang terpantau hot spot atau tidak," terangnya.

Ditambahkannya, salah satu lahan yang terbakar bahkan berada di seberang kantor Bupati Pelalawan, tepatnya di belakang lapangan yang diperuntukan untuk alun-alun Pangkalan Kerinci. Api menghanguskan lahan kosong dan semak belukar.

"Diperkirakan mencapai 100 hektar dan tadi malam belum sepenuhnya padam. Sekarang kita masih memantau di lokasi, karena asap masih banyak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Pelalawan.

Sementara itu, karhutla yang parah lainnya terletak di Jalan Koridor Langgam Kilometer 17. Meski api sudah padam, tapi si jago merah menghanguskan belasan hektar semak belukar yang berada di tepi jalan koridor.

Karhutla juga terjadi di Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Seikijang, melalap perkebunan kelapa sawit dan karet milik masyarakat.

Diperkirakan lahan yang terbakar mencapai 50 hektar. Namun sudah dapat dipadamkan berkat bantuan water booming dari BPBD Provinsi Riau. [ip]