43.494 orang Mudik naik Bus, Meningkat 13.107 orang dari tahun 2014

Operasi Ketupat 2015 - Situasi Riau terkendali, Polisi Perbanyak Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Operasi Ketupat 2015 - Situasi Riau terkendali, Polisi Perbanyak Tindak Pelanggar Lalu Lintas

Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambangg Hermawan Meninjau Kesiapan Mudik pada Operasi Ketupat Siak 2015 | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Dari hasil Analisa dan Evaluasi selama Operasi (Ops) Ketupat Siak 2015 sejak tanggal 10 hingga 17 Juli 2015, Kepolisian Daerah (Polda) Riau mencatat, peningkatan Gangguan Kamtibmas dan Kecelakaan (Laka) Lalu Lintas (Lantas) tahun ini dibandingkan tahun 2014 lalu tak terlalu menonjol.

Sementara, terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas, Kepolisian melakukan 1.101 kali penindakan. Angka ini bertambah sebanyak 295 kali dibandingkan tahun 2014 lalu sebanyak 806 penindakan.

Informasi yang dirangkum di Kepolisian, dari Ops yang digelar selama 8 hari itu, tercatat sebanyak 29 kasus Gangguan Keamanan, yakni 8 kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat), 9 Kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas), 6 Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dan 6 Kasus Penganiayaan Berat (Anirat). Terjadi, peningkatan sebanyak 8 kasus dibandingkan tahun 2014 lalu yakni 21 kasus.

Sedangkan Laka Lantas, tercatat 27 kasus. Angka ini bertambah 1 kasus dibandingkan tahun 2014 lalu yakni 26 kasus. Selama 8 hari kemarin, akibat Laka Lantas, tercatat sebanyak 13 orang korban Meninggal Dunia, 29 orang korban luka berat dan 30 orang korban luka ringan.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan di dominasi kendaraan roda 2 sebanyak 25 unit, roda 4 sebanyak 14 unit dan kendaraan roda 6 sebanyak 12 unit. Sementara, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp230,7 Juta.

Berbeda dari tahun 2014 lalu, kali ini, Polda Riau dan Jajarannya melakukan sebanyak 1.101 penindakan terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas. Angka ini, meningkat 295 kali dari 806 penindakan pada tahun 2014 lalu.

Namun demikian, penindakan terbanyak yang dilakukan berupa teguran sebanyak 650 kali. Sedangkan 451 pengendara pelanggar lalu lintas dikenakan Tilang yang terdiri dari 270 pengendara roda 2, 106 pengendara roda 4 dan 75 pengendara roda 6.

Sebagai upaya antisipasi dan pencegahan Gangguan Kamtibmas dan Laka Lantas, Polda Riau juga melakukan kegiatan pencegahan.

Pencegahan itu berupa Himbauan sebanyak 468 kali, Pemasangan 917 buah Spanduk, Pemasangan 195 lembar Banner, Penyebaran 1.355 lembar Brosur, Pengaturan sebanyak 1.752 kali, Patroli Kendaraan roda 2 sebanyak 1.070 kali, Patroli Kendaraan Roda 4 sebanyak 941 kali, 996 Penjagaan dan 20 kali Pengawalan.

Sementara itu, Polda Riau juga mencatat adanya lonjakan penumpang terjadi pada tahun ini. Sebanyak 43.494 orang penumpang berangkat (Mudik) dari wilayah Riau dengan menggunakan 3.790 unit Bus melalui 14 buah Terminal Bus 14. Terjadi lonjakan penumpang sebanyak 13.107 orang dari 30.387 orang pada tahun 2014.

Hingga lebaran kedua disebutkan, situasi wilayah hukum Riau masih terkendali.

"Gangguan Keamanan dan Laka Lantas yang menonjol masih nihil," ungkap Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Sabtu (18/07/15) malam. [Pan]