Dipicu Cemburu Buta, Lima Pemuda Rambah Hilir Saling Tikam

Dipicu Cemburu Buta, Lima Pemuda Rambah Hilir Saling Tikam

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Rokan Hulu - Perkelahian antar pemuda di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, berujung penikaman. Dua pemuda jadi korban penikaman di bagian perut, dan terpaksa dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.‬

‪Perkelahian ini terjadi Kamis (16/7/15), malam sekitar pukul 23.15 WIB di Lapangan bola kaki Simpang Kumu, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.‬

‪Ramadani Alpa (23) warga Kulim Jaya, Desa Rambah Hilir, dan Abdul Aziz (19) warga Pasir Panjang Desa Rambah Hilir harus dirujuk ke rumah sakit setelah berkelahi dengan tiga pemuda asal Kumu Desa Rambah, yakni Gokmatua Nasution (21), Aldi, dan Rasoki.

‪Pelaku Gokmatua sendiri telah diamankan anggota Polsek Rambah Hilir. Sedangkan dua temannya, Aldi dan Rasoki masih dalam pengejaran pihak Kepolisian setempat.‬

‪Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK. Mhum melalui Paur Humas Polres Ipda P. Simatupang mengungkapkan awalnya dua korban dan temannya yakni Mutmainah (26) sedang ngumpul dan asyik bercerita di lapangan bola kaki Simpang Kumu. Tiba-tiba, pelaku Aldi datang ke tempat itu dan diduga sengaja meng-gas sepeda motornya hingga menyebabkan korban gerah.‬

‪"Karena merasa tersinggung, korban menegur pelaku. Namun pelaku tidak terima teguran itu dan memanggil dua temannya (Gokmatua Nst dan Rasoki)," kata Ipda P. Simatupang, Jumat (17/7).‬

‪Setelah pelaku dan  dua temannya tiba di tempat kejadian perkara (TKP), terjadi perkelahian antara dua korban dan tiga pelaku. Aksi lima pemuda ini sempat dilerai oleh Mutmainah, namun mereka tetap berkelahi hingga Ramadani Alpa jatuh tersungkur karena mengalami luka tikaman di bagian perut kiri, dan Abdul Azis mengalami luka tikaman di perut bagian kanan.‬

‪"Setelah menikam dua korbannya, ketiga pelaku langsung melarikan diri," jelasnya.‬

‪"Pelaku atas nama Gokmatua sudah diamankan di Mapolsek Rambah Hilir guna penyidikan. Sedangkan dua pelaku lain melarikan diri, sedang dalam pengejaran unit Opsnal," pungkas Ipda P. Simatupang. [cp]