Korwil GMKI XIII: Pemprov Harus Jamin Lebaran di Riau Bebas ISPA!!

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Kabut asap kembali lagi mengepung Provinsi Riau dan membuat masyarakat gelisah. Muncul kekhawatiran ancaman kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bisa mengganggu kelancara perayaan Idul Fitri.
Melihat kondisi ini, Korwil XIII GMKI, Martin Siahaan, Jumat (10/7/15) menuntut Pemprov Riau untuk segera bertindak tegas dan menjamin masyarakat Riau bisa merayakan lebaran dengan "sehat"
"Peningkatan karhutla di Riau sudah semakin memprihatinkan. Beberapa hari yang lalu jumlah titik panas meningkat. Apa lagi sebentar lagi umat-umat muslim akan merayakan hari raya banyak perantau yang pulang kampung, jangan sampai yang merayakan lebaran ada di rumah sakit," ujarnya.
Berdasarkan data yang dikeluarkan BMKG Riau, terdapat 192 titik api pertanggal 8 juli lalu yang tersebar di seluruh Riau hasil dari citra satelit Tera dan Aqua. Apabila Pemprov tidak cekatan dalam kasus karhutla akan banyak menimbulkan korban.
Di samping itu, selama lebaran diprediksi Martin akan banyak para pelancong yang berasal dari Riau akan pulang ke daerah. Sehingga potensi peningkatan pengidap penyakit ISPA akibat asap akan cukup tinggi.
"Jangan sampailah, lebaran tahun ini menjadi lebaran yang buruk dengan ditandai banyak warga terjangkit ISPA. Apalagi jika Plt. Gubri, Walikota dan Bupati serta muspida se propinsi Riau tidak jadi open house karena terkena ISPA. Kan tidak lucu," tambahnya.
Selain itu, Martin juga mengucapkan terima kasih kepada para satuan pemadaman karhutla yang di tengah ibadah puasa tetap berjuang. Disamping itu, peran patroli dari aparat terkait masih dirasa kurang, hal ini terlihat dari peningkatan jumlah tersangka yang diekspos oleh Polda Riau.
"Dana patroli pencegahan saya rasa sudah ada. Tetapi aplikasi nya di lapangan masih sangat kurang. BNPB dan aparat keamanan sudah mempunyai tupoksi tersendiri, saya salut dengan peran BNPB," katanya.
Terakhir dia menyampaikan kepada seluruh mahasiswa Kristen yang ada di Riau untuk berdoa agar hujan turun membasahi bumi Riau, dan mimpi buruk tentang asap tidak terjadi. [*]

