Bupati Rohul Targetkan Zero Insiden Lakalantas Selama Arus Mudik

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Bupati Rokan Hulu (Rohul), Drs Achmad Msi menjadi ispektur apel operasi ketupat tahun 2015 yang dilaksanakan di halaman taman kota Pasir Pengarayan, Kamis (9/7/2015).
Apel tersebut diikuti oleh gabungan unsur pemerintah, personil Polri serta TNI. Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan target zero insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1436 H, tahun 2015 di Rohul.
"Saya sebagai kepala daerah di Kabupaten Rokan Hulu berharap arus mudik tahun ini mampu mencapai zero insiden kecelakaan lalu lintas. Tentunya bukan target yang muluk, mengingat pada tahun 2014, Rohul rendah angka kecelakaan. Hanya ada satu korban luka berat dan satu orang meninggal dunia," ujarnya di hadapan peserta apel siaga.
Sementara itu, dalam operasi ketupat tahun 2015 kali ini, Mapolres Rohul menurunkan 434 personil gabungan. Mulai dari Polri, TNI, dinas perhubungan, sencom, pramuka, dan tenaga kesehatan.
Mereka akan ditugaskan di tujuh pos yang disediakan polres. Dari 7 pos tersebut, 3 diantaranya merupakan pos pelayanan dan 4 pospam atau pos pengamanan arus mudik tahun 2015.
Khusus untuk tenaga kesehatan akan aktif selama 24 jam di 7 posko yang sudah disediakan oleh mapolres. Ini harus dilaksanakan karena ini tugas dalam mensukseskan operasi ketupat dan arus mudik tahun 2015.
Dalam apel tersebut, Bupati Rohul bersama kapolres, wakil bupati, dandim 0313 juga ikut melakukan pemeriksaan barisan. Adapun tujuannya untuk mengetahui sejauh mana persiapan pengamanan arus mudik, baik personil gabungan maupun sejumlah kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.
Dia juga menambahkan seluruh personil polri yang ditugaskan dalam ops ketupat tahun ini sudah siap bekerja dan mengamankan arus mudik. Termasuk pengaman arus mudik termasuk di tempat-tempat keramaian pertama pada saat pelaksanaan sholat I'd dan lokasi-lokasi yang dianggap curas maupun curat.
Dalam apel operasi ketupat, Polres Rohul juga melakukan pemusnahan barang bukti yang berhasil dari pedagang yang tidak mempunyai legalitas. Diantaranya miras dari berbagai merk 525 botol, 17 drijen tuak ditambah empat teko atau kong, 12,383 butir petasan, dan 352 keping visidi vidio vorno. [cp)

