Pendarahan, Ibu Pembuang Bayi ke Selokan dirawat di Puskesmas

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - MS (23), ibu pembuang bayinya ke dalam selokan di dekat pipa gas Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, hingga saat ini masih dirawat di Puskesmas Pangkalan Kasai.
MS merupakan warga asli Padang Sidempuan, propinsi Sumatera Utara, dia diketahui baru tiga bulan tinggal di Kelurahan Pangkalan Kasai bersama abangnya.
Setelah beberapa saat jasad bayinya ditemukan dalam selokan, Sabtu (27/06/15), polisi berhasil mengamankan MS di rumah abangnya dan langsung membawanya ke Puskesmas Pangkalan Kasai.
MS mengalami pendarahan hebat karena melahirkan bayi tersebut tanpa bantuan medis dua jam sebelum membuang bayinya.
Kapolsek Seberida, Kompol H Bastari dikonfirmasi Senin (29/06/15) malam mengatakan, hingga saat ini MS masih memerlukan perawatan medis di Puskesmas Pangkalan Kasai, dengan penjagaan aparat kepolisian.
"Dari keterangan Dokter kondisi MS masih lemah setelah pendarahan yang dialaminya, jadi masih membutuhkan perawatan dan belum dapat dimintai keterangan," ujar Bastari.
Dikatakan Bastari, selama dirawat di Puskesmas Pangkalan Kasai, MS tidak mau makan, sehingga beberapa orang anggota Polisi Wanita (Polwan) secara rutin memberikan makanan terhadap MS.
"Nanti jika sudah pulih kami tetap melakukan pemeriksaan terhadap MS, sambil menunggu hasil otopsi (pemeriksaan kematian) jasad bayinya dari Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru," kata Bastari.
Sementara itu, jasad bayi malang yang baru dilahirkan MS ke dunia telah dikebumikan oleh pihak keluarga di Kelurahan Pangkalan Kasai, pada Senin (29/6) pukul 02.00 Wib dini hari tadi. [Pan]

