YLBHI-LBH Pekanbaru Beri Penyuluhan Kesetaraan Gender di Tampan

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Rendahnya pemahaman kesetaraan gender di masyarakat awam menjadi penyebab tingginya tingkat kekerasan yang menyerang perempuan dan anak yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya. Peristiwa ini pun rentang terjadi pada kelompok masyarakat di pinggiran ibu kota provinsi.
Lihat saja berbagai kasus yang terjadi, seperti penjualan bayi, KDRT, pemerkosaan, pencabulan, penculikan anak, bahkan yang paling tragis adalah anak sebagai korban pembunuhan dan mutilasi.
Dengan latar belakang inilah, pada Sabtu (25/04/2015) kemarin, Lembaga Bantuan Hukum Pekanbaru bersama komunitas Cinta Baca menggelar penyuluhan hukum terkait dengan kesetaraan gender. Acara berlangsung di Jalan Pemudi gang Taufik, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.
“LBH Pekanbaru memiliki kewajiban untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan hukum masyarakat. Sehingga masyarakat bisa semakin kritis, jeli dan memiliki kepekaan yang tinggi tentang masalah-masalah hukum," ujar Sere Intan Sinaga, Advokat Publik LBH Pekanbaru.
Ia menambahkan, pembentukan dan pembinaan Desa Sadar Hukum dapat menjadi salah satu solusi yang mampu memecahakan persoalan-persoalan hukum yang dihadapi masyarakat di tanah air. Terutama bagi mereka yang berada pada kategori masyarakat yang kurang memahami hukum dan sering kali terabaikan.
"Kegiatan ini bukan hanya sekali ini dilaksanakan, akan ada penyuluan selanjutnya kepada warga dengan materi kekerasan dalam rumah tangga, kami harapkan warga tetap antusias mengikutinya," tutup Sere Intan. [rilis]

