Rumah ditimpa truk batubara, Ibu dan anak di Inhu tewas berpelukan

Rumah ditimpa truk batubara, Ibu dan anak di Inhu tewas berpelukan

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Inhu - Malang benar nasib Waluyo (50), warga desa Kuala Mulia Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Ia kehilangan dua orang yang disayanginya sekaligus, yakni Nuraini (40) istrinya, dan Dean (7) putrinya, yang tewas saat mobil truk pengangkut batu bara menimpa rumahnya pada Senin (20/04/15) sekitar pukul 03.30 wib dini hari.

Dalam kondisi yang terbata-bata, Waluyo menjerit histeris dan berusaha mencari anak istrinya yang turut tertimbun. Namun sayang, Waluyo tak berhasil dan menemukan kedua keluarganya itu karena tertimbun batu bara yang membumbung tinggi dikamarnya.

Usaha Waluyo mencari istri dan anaknya dalam runtuhan dinding rumahnya akibat truk yang diduga milik PT Kurnia Subur tersebut, dibantu warga dan Polsek Kuala Cenaku saat mendengar suara gaduh dirumahnya.

"Cuma mereka berdua hartaku, sekarang aku tidak memiliki siapa-siapa lagi," ujar Waluyo sambil terisak-isak saat diwawancarai wartawan.

Warga sekitar yang datang menghampiri lokasi kejadian bersamaan dengan pihak kepolisian dari Mapolsek Kuala Cenaku, berusaha menggali tumpukan batu bara itu.

Barulah sekitar pukul 05.30 wib, Polisi dan warga berhasil menemukan jasad Nuraini dan Dean ditemukan. Waluyo melihat sang istri tak bernyawa lagi dan dalam kondisi memeluk anaknya yang ikut meninggal dunia akibat runtuhan batu bara itu.

‪Sejumlah warga dan aparat kepolisian kemudian membawa jenazah ibu dan anak itu ke Puskesmas Kuala Cenaku untuk dilakukan visum et revertum. Selanjutnya, disemayamkan di rumah salah seorang tetangga Waluyo.

Saat ini, kedua jenazah belum dimakamkan, karena direncakan akan dibawa ke daerah kelahiran istrinya Nuraini, di kabupaten Siak.‬ Sedangkan sang supir truk yang bermuatan batu bara itu sudah diamankan.

"Supir inisial Rh, saat ini sudah kita amankan untuk diperiksa guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek Kuala Cenaku AKP Prihatin. [Pan]