Hm..! Kades Menaming Rohul akui warganya bunuh beruang madu

Bangkai Beruang Madu yang dibunuh warga diangkut ke Mapolsek Rambah | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Rohul - Kepala Desa (Kades) Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Firdaus Daulay mengakui bahwa warga secara beramai-ramai membunuh seekor beruang madu karena sudah masuk perkampungan dan meresahkan.
Diakuinya, sudah sekitar 3 bulan terakhir, kawanan beruang madu diperkirakan berjumlah 5 ekor kerap masuk ke perkampungan. Puncaknya, Minggu (08/03/15) malam tadi, 2 ekor beruang maduk masuk ke pemukiman warga di Dusun Hutabaru, dan menyebabkan warga resah.
Sampai Senin (09/03/15) pagi sekira pukul 9.30 WIB, 2 ekor beruang madu ini masih masuk ke perkampungan. Karena merasa resah, mereka mengepung 2 ekor hewan dilindungi negara itu dengan senjata kayu dan besi (tombak).
"Beberapa beruang sering berjumpa dengan warga. Biasanya tidak mengganggu, tapi kali ini sudah sangat meresahkan. Bahkan masuk ke rumah warga," kata Firdaus Daulay Senin siang.
Firdaus mengakui telah melaporkan soal kawanan beruang madu yang kerap masuk kampung ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rohul.
Meski satu mati terbunuh, 1 ekor beruang madu bermoncong putih itu berhasil kabur ke arah Janji Raja, Desa Bangunpurba Timur Jaya, Kecamatan Bangunpurba.
Sesuai keterangan warga kepada dirinya, ada lima beruang yang sering terlihat di perkebunan karet yang sudah tua di Dusun Kampung Bukit, Desa Menaming.
Firdaus menduga, satu ekor beruang madu yang dibunuh warga secara beramai-ramai pada Senin pagi tadi, merupakan salah satu dari lima ekor yang sering dilihat warga setempat. [cp]

