Banyak kasus 3 C, Kapolda Riau Soroti Polresta Pekanbaru

Banyak kasus 3 C, Kapolda Riau Soroti Polresta Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Perkembangan Kota diiringi aksi 3 C, yakni Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (Curat).

Hal itu membuat Polresta Pekanbaru yang dikomandoi Kombes Pol Robert Harianto Watratan seakan kewalahan, sebab banyak laporan masyarakat yang belum diungkap. Bahkan, pelaksanaan Babinkantibmas yang belakangan digalakkan seolah tidak berjalan ditengah masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan meminta ketangkasan dan kinerja Polresta Pekanbaru agar lebih diseriuskan sebagai pengayom dan pelayan masyarakat.

"Polresta Pekanbaru agar menurunkan anggota intelijen untuk mempertajam pemetaan dimana saja lokasi rawan, serta waktu kejadian yang cenderung jadi pilihan pelaku dalam beraksi," ujar Dolly, saat menggelar rapat bersama jajaran pejabat utama dan para Kapolres di Mapolda Riau, Selasa (24/2).

Selain itu, Dolly juga tidak ingin ada alasan lagi yang diberikan Polresta Pekanbaru yang selalu mengatakan jumlah personil yang terbatas sehingga pengawasan kota menjadi lemah.

"Tidak ada lagi alasan keterbatasan personil, saya minta ada BKO (Bawah Komando Operasi) oleh Dit Sabhara dan Sat Brimobda Polda. Perbanyak anggota berpakaian polisi, razia di jalan raya, serta patroli di pasar, kantor, pertokoan dan pemukiman dan lainnya. Nanti harus dievaluasi," tegasnya.

Terkait kurangnya pengungkapan kasus dari laporan masyarakat yang banyak masuk di Polresta Pekanbaru, Dolly meminta agar segera menuntaskannya.

"Saya minta Karo Ops Polda agar evaluasi kembali, kira-kira tindakan patroli yang efektif itu seperti apa, untuk menekan kasus yang terjadi," pungkas Dolly.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, mengatakan, pihaknya akan memantau pelaksanaan semua intruksi dari Brigjen Dolly terhadap Polresta Pekanbaru tersebut.

"Polda Riau akan memantau langsung pelaksanaannya, apa saja yang kurang dan harus dievaluasi segala kegiatan preventif ini. Serta terkait pengungkapan kasus yang menonjol," kata Guntur.

Disisi lain, Guntur menghimbau agar masyarakat bisa lebih aktif menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktivitas.

"Malam hari jangan naik motor sendiri, dan ubah jalur yang dilalui agar tak terbaca pelaku, tidak memperlihatkan barang berharga kepada orang lain, serta berpenampilan sepantasnya," pungkas Guntur.

Tags :# hukum