Hasil Temuan Petugas Balai Lingkungan Hidup

Limbah pabrik sawit bunuh Ikan di Sungai Ngaso Ujung Batu Rohul

Limbah pabrik sawit bunuh Ikan di Sungai Ngaso Ujung Batu Rohul

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Rohul - Terkait laporan dari warga Ujung Batu ratusan ikan mati di Sungai Ngaso pada Senin (26/01/15), Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Hen Irfan mengaku telah memerintahkan petugas untuk memantau Sungai Ngaso.

Dari laporan sementara petugas dilapangan, limbah itu diduga berasal dari salah satu PKS di hulu Sungai Ngaso.

"Ikan mati positif karena limbah PKS, itu berdasarkan fakta awal. Kita sudah surati perusahaan dan minta mereka untuk melakukan pemulihan," kata Hen Irpan, Senin (26/01/15).

Indikasi sementara ditemukan petugas BLH Rohul, jelas Hen, ada limbah beracun di aliran Sungai Ngaso.

"Kita akan membuat surat teguran kepada perusahaan tersebut," tegasnya.

Sementara itu, hasil uji sample di Laboratorium terkait ikan mati di Sungai Ngaso satu pekan lalu, diakui Hen Ifran belum ada hasil dari Laboratorium di Kota Pekanbaru.

Indikasi awal, dari hasil uji sample di Lab BLH Rohul, sudah positif bahwa ikan disebabkan zat beracun dari PKS. Namun, BLH Rohul, sambung Hen, masih menunggu hasil Lab Pekanbaru. [cp]