Beugh! Dalam sehari, dua mayat ditemukan di Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Penemuan dua mayat dalam tempo satu hari membuat warga Pekanbaru geger. Anehnya, dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyatakan tak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh dua mayat tersebut.
Informasi yang dirangkum di kepolisian, identitas kedua mayat tersebut yakni Lilik Sadikin (50) warga Kecamatan Marioba, Pematang Siantar (Sumatera Utara) dan Afdal (46) warga Perum Griya Rumbai Lestari, Blok D 16 Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru.
Lilik Sadikin ditemukan sudah meregang nyawa pada Minggu (25/01/15) sekitar pukul 22.00 Wib malam. Jasadnya ditemukan di dalam mobil truk Hino warna hijau nopol BM 8681 AV yang terparkir di Jalan Siak 2 Kecamatan Rumbai Pekanbaru.
Satu jam kemudian, yakni sekitar pukul 23.00 Wib, di lokasi yang berbeda ditemukan sesosok mayat lainnya yang diketahui bernama Afdal, tewas di kamar Hotel Winstar No 116, Jalan M Ali, Kecamatan Senapelan Pekanbaru.
Penemuan kedua sosok mayat tersebut, berawal dari informasi masyarakat yang memberitahu ke polsek terdekat dan polisi pun langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
"Dari hasil penyelidikan polisi yang bertugas di masing-masing Polsek, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di kedua jenazah. Diduga, kedua korban tewas akibat sakit," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Harianto Watratan, Senin (26/01/15).
Dikatakannya, dari keterangan saksi, sebelum diketahui tewas, Lilik Sadikin sempat mengeluh sakit perut kepada dua orang rekannya, Idrus dan Hendra.
"Di lokasi, petugas juga menemukan jamu yang diduga digunakan korban untuk menyembuhkan sakit perut tersebut," ujarnya.
Sementara Afdal, tidak bernyawa dalam posisi terduduk di lantai menyandar ke springbed dengan kedua kaki terlipat ke belakang.
"Kepala tengadah ke atas memakai baju kaos oblong warna putih dan hanya memakai celana dalam," tambahnya.
Saksi yang dimintai keterangannya oleh polisi mengatakan pria paruh baya itu diketahui sedang bersama seorang teman kencan wanitanya Tiara. Tak lama setelah berada di kamar hotel, korban tiba-tiba justru jatuh terduduk.
Panik melihat kejadian itu, Tiara pun meminta tolong pada rekannya Febri (24). Selanjutnya, Tiara kemudian bergegas menjemput Febri menggunakan taksi. Namun begitu balik ke kamar hotel, keduanya sontak terkejut setelah mengetahui bahwa korban sudah tak bernyawa lagi.
"Dua jenazah itu sudah dievakuasi ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru untuk keperluan visum. Selanjutnya akan kita serahkan ke keluarganya masing-masing untuk dimakamkan," jelas Robert. [Pan]

