Bawa anak dan istri pakai motor, Pendi tewas ditabrak Intercooler

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Kali ini, Pendi (30), warga Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku, meninggal dunia.
Kasubag Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak, Senin (12/01/15) mengatakan, Pendi meninggal dunia setelah sepeda motor Honda CBR BM 6084 VR yang dikendarai bersama istri dan anaknya bertabrakan dengan Mobil berat jenis Mitsubishi Intercooler Trado BK 8522 CM.
"Kejadian tersebut di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, Desa Lumu, Kecamatan Kuala Cenaku, Minggu (12/01/15) sekitar pukul 12.45 Wib," kata Yarmen.
Pendi menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan untuk di rujuk ke Pekanbaru akibat mengalami luka berat. Sedangkan istrinya Rahmi (28) masih dalam perawatan karena mengalami luka berat dan anaknya Ardi dan Arman yang masih berusia 9 dan 7 tahun mengalami luka ringan.
"Sedangkan sopir Mobil Mitsubishi Intercooler Trado Arianja, warga Kandis, Kabupaten Bengkalis melarikan diri usai kejadian dan masih dalam pengejaran polisi," terangnya.
Dijelaskan Yarmen, kecelakaan yang merenggut korban jiwa ini berawal ketika sepeda motor Honda CBR yang dikendarai Pendi bersama istri dan anaknya meluncur dari arah Rengat menuju Tembilahan.
"Namun ketika memasuki tikungan di Desa Lumu, Kecamatan Kuala Cenaku bertabrakan dengan Mobil Mitsubishi Intercooler Trado yang datang dari arah beralawan," kata Yarmen.
Akibat tabrakan tersebut, sepeda motor Honda CBR terpental hingga menyebabkan Pendi dan istrinya mengalami luka berat, sedangkan dua anaknya mengalami luka ringan. "Korban kemudian di rujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan, tetapi di perjalanan meninggal dunia," jelasnya.
Dengan demikian, sejak awal tahun 2015 ini, sudah terdapat empat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Inhu. Dari 4 kasus tersebut, 2 korban meninggal dunia, 6 luka berat dan 5 mengalami luka ringan. [Pan]

