Sempat Berkilah dan Membantah
Kepergok buang limbah medis ke parit, Humas RS Indah terdiam
Sejumlah awak media dan warga meliput langsung temuan limbah medis di aliran parit RSU Indah menuju parit pemukiman warga | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Bagan Batu - Iwan, Humas RSU Indah Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tak dapat lagi berkilah setelah gumpalan yang diduga darah bekas pasien RSU indah berceceran di aliran parit yang menuju pemukiman warga.
Kepada Beritariau.com dan dihadapan sejumlah wartawan, Selasa (06/01/15), Iwan pun mengakui kalau hal tersebut akibat adanya kelalaian pihaknya, dimana bekas mencuci alat medis yang terkena darah dari pasien mereka telah dibuang secara sembarangan.
Setelah mengaku, saat Beritariau.com menanyakan kepada Iwan soal dampak dari pencemaran tersebut, Humas RSU Indah Bagan Batu itu hanya diam seribu bahasa alias bungkam.
Beberapa saat sebelumnya, Ilong dan Indra yang merupakan warga Bagan Batu menemukan adanya cairan merah kental berbau anyir. Setidaknya, empat titik limbah yang mengendap di parit yang alirannya menuju sekitar pemukiman warga.
Temuan itu, membuat warga lainnya terkejut dan kesal. Bahkan, kekesalan warga makin menjadi saat pihak RS Indah Bagan Batu itu menyatakan tidak pernah membuang limbah medis melalui parit.
"Inilah realitanya, setelah kedapatan adanya darah bekas cucian dari pasien mereka. Namun saat ditanya apa dampak yang diakibatkan dari kelalaian pihaknya, malah diam," ungkap Ilong menimpali pertanyaan wartawan. [bim]

