Disegel Polda Riau, SPBU pak Haji Syahril status Quo

Disegel Polda Riau, SPBU pak Haji Syahril status Quo

SPBU Kubang Siak Hulu Kampar Disegel Polisi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor 14.284.6111 milik Haji Syahril di Kubang Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, disegel Ditreskrimsus Polda Riau.

Hal itu dilakukan setelah mengungkap penyelundupan 950 liter solar subsidi.

"SPBU itu kami segel guna penyidikan lebih lanjuta, setelah menetapkan dua tersangka, SPBU itu kini berstatus Quo," ujar Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Fadillah Zulkarnain, Selasa (06/01/15).

Dua orang selaku operator dan sopir dari satu unit mobil Isuzu Phanter biru dongker diduga selaku kendaraan pengangkut solar bersubsidi itu bernomor polisi palsu BM 1090 TY turut diamankan polisi.

"Mobil dan isinya berupa solar subsidi 950 liter yang diduga diselundupkan itu sudah kita amankan, selanjutnya penanggung jawab dan pemilik SPBU segera diagendakan untuk pemeriksaan," katanya.

Tertangkapnya solar subsidi yang akan diselundupkan itu, ketika dilansir bolak-balik memasuki wilayah hukum Polresta Pekanbaru dari kabupaten Kampar, inilah yang menjadi langkah awal jajaran Satreskrim Polresta Pekanbaru bergerak mengungkap pengangkutan niaga BBM ilegal tersebut.

Tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun melakukan pengembangan di lapangan, kemudian mengendus titik awal penyortiran solar yang dilangsir, sekitar pukul 17.00 Wib penggerebekan dilakukan di SPBU 14.284.6111.

Tidak hanya sampai disitu, polisi juga mengungkap adanya keterlibatan piihak SPBU dan salah satu perusahaan yang disebut-sebut PT Harmony sebagai penampung di kawasan Kecamatan Rumbai Pekanbaru kota itu, saat ini sedang diselidiki.

"Jadi, ini ada keterlibatan manager SPBU itu, BBM solarnya ditampung di Rumbai ada keterlibatan PT Harmony namanya," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Krimsus Polda Riau Kombes Pol Yohanes Widodo mengatakan, dari pengungkapan ini, dikarenakan lokasi penggerebekan berada di wilayah Kabupaten Kampar. Polresta Pekanbaru selanjutnya berkoordinasi dengan Polda Riau guna penanganannya lebih lanjut.

"Serah terima perkaranya hari ini, usai serah terima nanti kita ke TKP melakukan penyegelan, pemasangan polis line," ujar Yohanes Widodo.

Di lokasi SPBU 14.284.6111 Kubang tersebut sekitar pukul 11.00 WIB situasi pengisian BBM pada dua mesin pengisian terlihat berlangsung normal. Namun untuk dua mesin pengisian BBM jenis bensin dan satu mesin bio solar terlihat tidak difungsikan dengan dipagari pagar besi ditambah pemasangan plang bertuliskan "Maaf BBM Habis".

Sementara sekitar 5 pekerja SPBU berpakaian merah Pertamina hanya terlihat berdiri-berdiri tanpa aktivitas rutin seperti biasanya.

Kemudian Selasa (6/1) sekitar pukul 16.00 WIB, sejumlah anggota Ditreskrimsus Polda Riau dipimpin Kasubdit IV Tipidter AKBP Fadillah Zulkarnain melakukan penyegelan, sampai batas waktu tertentu.

Saat ditanya apa agenda penanggung jawab SPBU yang bernama Yanti mendatangi kantor Ditreskrimsus Pasca disegelnya SPBU tersebut, Yohanes mengaku tidak mengelak darinya.

"Iya, tapi saya mengelak untuk bertemu, sebab itu tidak ada kaitannya dengan penyidikan," tandas Yohanes. [Pan]

Tags :# hukum