Gorong-gorong menuju 2 dusun di Rohul Amblas, Pemda Diam

Gorong-gorong menuju 2 dusun di Rohul Amblas, Pemda Diam

Gorong-gorong Amblas | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Rohul - Gorong-gorong penghubung dua dusun di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tepatnya di perbatasan Dusun Sahata dan Saroha Desa Rambah Tengah Barat (Kaiti) Kecamatan Rambah, amblas.

"Kedalamannya mencapai sekitar tiga meter," kata Kepala Dusun  (Kadus) Pembangunan Desa Rambah Tengah Barat, Jasnadi, di Pasir Pengaraian, Jumat (12/12/14).

Dikatakannya, ambruknya gorong-gorong itu akibat tingginya curah hujan dan tidak adanya pemasangan turab di sebelah kiri jalan saat pembangunan jalan aspal menuju kawasan wisata Cipogas oleh dinas terkait.

"Gorong-gorong tak sanggup lagi nahan debit air dari Sungai Rambutan," ucapnya.

Ia menilai, saat ini gorong-gorong itu tak  lagi sesuai untuk menahan  debit air dan harus dilakukan pembangunan ulang dengan membuat box cover. Selain itu, katanya, saat pembangunan jalan aspal di gorong-gorong harus ada turab sebagai penahan tebing di sebelah kiri jalan karena sebelah kiri itu berbatasan langsung dengan Sungai Kaiti.

"Gorong-gorong sebelah kanan dilengkapi dengan turab sehingga masih tetap aman," ungkapnya.

Menurutnya, jika hal ini terus diabaikan, maka, besar kemungkinan akan memakan korban jiwa. Karena, selain menyebabkan jalan berlobang, lokasi amblasnya gorong-gorong itu juga merupakan tikungan dan penurunan.

"Amblasnya gorong-gorong itu juga telah memakan jalan aspal sekitar dua meter dan kejadian sudah lebih dari seminggu yang lalu, namun belum ada upaya perbaikan dari dinas terkait," ujar dia.

Dia berharap agar dinas terkait segera berupaya memperbaiki gorong-gorong tersebut, karena selain mengancam keselamatan jiwa, jalan tersebut juga merupakan akses menuju kawasan wisata Cipogas Rohul.

"Sejauh ini belum ada korban jiwa, dan belum membuat lalu lintas terhambat, namun tetap saja, hal ini tidak dapat terus dibiarkan," tegasnya. [cp]