Gara-gara Proyek, listrik Bagansiapiapi diputus, rumah warga terbakar

Aktivitas Pekerjaan Pembangungan Jembatan Jumrah | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Rohil - Akibat adanya pekerjaan di Jembatan Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Rokan Hilir (Rohil) tepatnya di dekat kabel listrik PLN, menyebabkan suplai listrik ke Bagan Siapiapi terputus. Warga berharap pasokan listrik kembali normal.
“Jadi padam siang kemarin, karena ada pekerjaan di Jembatan Jumrah. Mereka bekerja dekat kabel, makanya kami padamkan. Kami khawatir menyebabkan kecelakaan kerja,” ujar Al Azhar, Manager Ranting PLN Bagansiapiapi, Area Dumai kepada wartawan, Rabu (10/12/14) .
Kemudian sore harinya, jelasnya lagi, PLN bermaksud menghidupkan kembali listrik, karena pihak kontraktor pekerjaan Jembatan Jumrah hanya sampai sore, meminta pemadaman listrik, lalu kembali dihidupkan.
“Tetapi dalam perjalanannya, dalam menghidupkan itu, tak mau lagi. Ternyata ada gangguan di jaringan. Kami sudah telusuri tadi malam, sudah kami potong-potong jaringan kami, untuk wilayah Rokan Hilir, sekarang yang padam itu, Tanah Merah sampai Bagansiapiapi. Yang Teluk Pulau sudah hidup,” tambahnya.
Sampai saat ini, pihak PLN masih berada dilapangan, memotong-motong jaringan agar gangguan tersebut dapat diatasi.
“Karena kami sudah dari tadi malam, kawan-kawan belum tidur pak, karena kami siang malam,” ujarnya berharap agar masyarakat maklum.
Terkait kejadian itu, Selasa (9/12/14) malam, disalah satu gang samping Masjid Al Kautsar Bagan Punak, Kecamatan Bangko, terjadi kebakaran yang dipicu penuangan bensin, saat mati lampu, dan ada lampu teplok disekitar tersebut.
“Kepada kepala PLN, golap, tolong kami kepada kepala PLN, iko gara-gara lampu mati ko. Tiap-tiap magrib, pasti mati. Kalau siang, wajar-wajar ajolah, iko malam, totap mati, setiap malam, setiap magrib, tontu pakai pelito,” kesal Tarmizi, warga setempat dengan logat khas Melayu Bagan. [bim]

