Seminggu direndam Banjir Akses Jalan Lintas Sontang Duri Teputus

Beritariau.com, Rohul - Sekitar dua Kilometer (Km) ruas Jalan Provinsi Riau yang menghubungkan Desa Sontang ke Desa Kasang Padang Kecamatan Bonai Darussalam, sebulan ini masih terputus dan tak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Kondisi jalan rusak dan berlubang pasca banjir besar merendam jalan itu selama dua pekan.
Camat Bonai Darussalam, Taslim AM, Selasa (9/12/14) mengakui, kondisi jalan yang rusak saat ini, menyebabkan mobilitas masyarakat, baik yang datang dari Sontang menuju ke Kasang Padang juga sebaliknya, tidak lagi dapat dilintasi.
"Kendaraan, kini terpaksa melintas dari jalan perusahaan PT Graha. Itupun harus pagi hari hingga batas pukul 21.00 Wib, lewat di atas jam itu tidak diperbolehkan melintas lagi. Apalagi bila hujan, maka jalan perusahaan di tutup untuk umum," terang Taslim.
Bahkan, untuk bus, hanya bisa sampai di dekat pintu perusahaan PT Graha saja, dan penumpang bus yang akan berpergian ke Sontang atau sebaliknya, terpaksa dilansir dulu baru agar kendaraan yang lebih kecil dapat masuk.
"Akibat bekas dikikis air banjir beberapa waktu, sekitar 2 km jalan Sontang-Kasang Padang tidak bisa dilintasi kendaraan lagi. Apalagi lubang yang ada di badan jalan dalam-dalam, dan itu cukup membahayakan pengguna jalan,sehingga pemilik kendaraan terpaksa memutar dari jalan perusahaan," ucap Taslim lagi.
Selain kerusakan jalan lintas provinsi, mengubungkan Sontang-Kasang Padang pasca banjir, saat ini masih ada sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) rumahnya terendam banjir. Air banjir hingga kini, masih genangi pemukiman masyarakat, walaupun kedalaman air hanya setengah meter saja.
Banjir juga ikut merendam 1 Sekolah Dasar (SD) di daerah itu, sehingga sudah dua pekan murid SD tersebut diliburkan, karena sekolahnya ikut terendam banjir.
Ditanya yang saat ini jadwal ujian, apakah siswa SD tetap diliburkan, Camat Taslim mengakui, dalam pekan ini dirinya tidak pernah berkomunikasi dan menerima laporan apakah pihak sekolah sudah lakukan aktifitas belajar mengajar, atau melaksanakan ujian sekolah.
"Kita belum dapat laporan, apakah anak-anak di SD tersebut ikuti jadwal ujian atau tidak. Karena tidak ada laporan ke kita. Dan saya hanya diberitahukan, saat beberapa pekan lalu murid di sekolah itu diliburkan karena sekolahnya terendam banjir,” ucap Taslim. [cp]

