Polantas kurang Maksimal, Macet di Pekanbaru tak berkurang

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Macetnya sejumlah titik jalan protokol di Kota Pekanbaru, khususnya jalan Jenderal Sudirman, antara lain disebabkan kurang maksimalnya Polisi lalu lintas (Polantas) yang seharusnya mengatur arus. Malah, polisi hanya menunggu didekat posko seadanya di beberapa titik yang tak rawan kemacetan.
Pantauan dilapangan Jumat (12/12/14), di Jalan Jenderal Sudirman, tampak di U-turn di depan Rumah Makan Koki Sunda, di saat jam sibuk, tak ada Polantas yang mengatur lalu lintas, tak ayal, pengendara saling klakson dan tak ingin saling mengalah.
"Polantas tuh tahunya tilang aja, pas macet gini gak ada yang mau mengatur lalu lintas, mereka duduk-duduk aja di Pos, sesekali ada yang patroli dan menghentikan pengendara meskipun lengkap pakai helm dan spion, tetap aja ditilang tanpa teguran," ujar Lestari, salah seorang maha siswa kampus swasta di Pekanbaru.
Bebera titik yang rawan macet diantaranya, U-Turn depan Koki Sunda, U-Turn, U-Turn depan Mapolda Riau, U-Turn di bawah Fly Over Simpang Jalan Tuanku Tambusai , U-Turn depan depan Hotel Furaya.
Saat jam sibuk para pengendara yang baru pulang kerja dari pukul 16.00 WIB, hingga pukul 18.00 WIB, saat itu tidak terlihat Polantas mengatur arus lalu lintas.
"Kalau Jam sibuk, polisinya gak ada nampak bang, kalau jam biasa, gak ada macet polisi berpatroli cari mangsa, lalu ditilang dan dimintai uang denda sebelum ditulis surat tilang, uang damai gitulah bang," ujar Sinta pengendara Roda dua.
Sementara itu, beberapa titik pos Polantas yang menjadi tempat nongkrong para polisi yaitu di bawah Fly Over Simpang Tuanku Tambusai, di purna MTQ ada pos namun tidak ada polisi yang berjaga, di Sudirman ujung simpang jalan Juanda.
Dan titik rawan macet yang tidak terdapat pos polisinya yaitu di Simpang Tiga Sudirman menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim, di Simpang Jalan Harapan Raya, depan Star City, dan di Jalan Ahmad Yani menuju jalan Ahmad Dahlan. [Pan]

