Sidang Paripurna RAPBD 2015

Fraksi Nasdem sebut Pemda Rohul Bodohi Rakyat dan Foya-foya

Fraksi Nasdem sebut Pemda Rohul Bodohi Rakyat dan Foya-foya

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Rohul - Sidang Paripurna DPRD Rokan Hulu (Rohul) penyampaian pandangan umum Rancangan APBD 2015 dan Perda Penetapan Desa Adat, Jumat (12/12/14) mendadak tegang. Fraksi Partai Nasdem Alpasirin, mengkritik habis habis RAPBD 2015 yang diajukan oleh pemerintah.  

Menurut Alpasirin, usulan RAPBD rohul 2015 senilai 1,573 triliun belum  mencerminkan rasa keadilan masyarakat dan lebih mengedepankan nafsu syahwat penguasa. Selain itu, ia juga menilai Pengelolaan BUMD selama ini dikelola secara tak transparan.

"Penyusunan RAPBD 2015 harus mencerminkan rasa ke adilan, karena bagi fraksi partai nasdem keadilan harus diatas kebenaran, dan kami lihat itu tidak tercermin dalam usulan pemerintah ini," ungkap Alpasirin.

Dikatakannya, pada RAPBD 2015 ini, pemerintah banyak mengedepankan kegiatan seremonial dibandingkan kegiatan pembangunan, salah satu contohnya yakni kegiatan Rohul Expo yang dinilai sebagai kegiatan menghambur-hamburkan uang rakyat tanpa ada dampak yang jelas kepada masyarakat.

"Kegiatan Rohul Expo yang diajukan pemerintah merupakan contoh dari kebijakan pemerintah yang hedonis dan tak bermanfaat. Berapa milyar uang rakyat yang dihamburkan, apa dampaknya kepada masyarakat Rohul," kata Alpasirin saat menyampaikan pandangan Fraksi Nasdem.

Fraksi partai nasdem juga mengkritik tentang Pengelolaan BUMD di Rohul yang dinilai tidak transparan. Menurutnya, apa yang telah dilakukan pemerintah,  merupakan upaya pembodohan.

"Kami dari fraksi nasdem meminta pemerintah transparan dalam pengelolaan BUMD, sehingga jelas kontribusinya apa kepada masyarakat, jangan seperti ini, di tutupi, dan tidak jelas," pungkas Alpasirin. [cp]

Tags :# politik