Pengusaha Properti di Bagan Batu Rohil diminta jaga Estetika Kota

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Rohil - Atas pertumbuhan bangunan di Bagan Sinembah khususnya di Bagan Batu kian padat, Camat Bagan Sinembah, HM Nasir, mengajak semua pihak khususnya para pengembang yang tergabung dalam asosiasi maupun organisasi yang bergerak di bidang bisnis property, agar terlibat dalam menjaga estetika Kota.
Pasalnya, saat ini banyaknya bangunan di kota perbatasan tersebut sudah melanggar aturan. Hal itu, tak lepas dari perilaku para pengusaha untuk mengejar keuntungan semata.
"Peran serta pihak swasta sangat diperlukan dalam mengisi pembangunan di Bagan Sinembah dan khususnya Bagan Batu Kota. Karena tanpa mereka, tidak mungkin pemerintah dapat berbuat banyak dengan anggaran yang terbatas. Dan kita minta mereka tak hanya kejar keuntungan semata dan mengabaikan aturan dan juga merusak estetika kota," ujar Nasir kepada wartawan, Senin (8/12/14) di ruang kerjanya.
Dicontohkannya, soal Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang Kecamatan Bagan Sinembah secara keseluruhan, antara eksekutif, legislatif dan juga pihak swasta harus sama-sama mengawasi agar tak menyalahi ketentuan seperti yang digariskan dalam Perda.
"Jangan pihak pengusaha terkesan mengendalikan pemerintah merubah peruntukan suatu kawasan demi kepentingan pribadi padahal jelas melanggar ketentuan," cetus camat.
M Nasir juga mengingatkan agar semua aparatur pemerintahan tidak asal mengeluarkan izin mendirikan bangunan kepada pengusaha untuk menolak pemberian izin dan juga melakukan pengawasan terhadap bangunan-bangunan yang ada di Bagan Sinembah.
"Sehingga kota Bagan Batu akan tertata dengan rapi seperti yang diidamkan selama ini, dapat terealiasi," terangnya. [bim]

