Susun RKPD, Gubri Syamsuar Sebut Proyeksi Pendapatan APBD Riau 2023 Capai Rp8,51 Triliun

Gubernur Riau, Syamsuar/MCRiau
Beritariau.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada saat ini, masih dalam tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023, yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan KUA PPAS nantinya.
"Dalam proyeksi APBD Tahun 2023 maka pendapatan Tahun 2023 diproyeksi sebesar 8,51 triliun yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar 4,70 triliun, pendapatan transfer sebesar 3,78 triliun dan pendapatan daerah yang sah sebesar 3,25 miliar," ungkap Gubri Syamsuar pada saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2023 di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (20/05/2022).
Ia menyatakan, dari besaran proyeksi pendapatan yang telah disebutkan Gubri Syamsuar maka proyeksi belanja Tahun 2023 sebesar 8,49 triliun.
"Penyusunan rancangan RKPD Provinsi Riau Tahun 2023 sudah disinkronkan dengan RKP Tahun 2023 sebagaimana yang telah diamanatkan oleh peraturan perundang - undangan," katanya.
Sebagai informasi, tema RKP Nasional yaitu "Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan."
Lebih lanjut, ia menjabarkan beberapa prioritas dari Rencana Kerja Pemerintah (RKP) pada Tahun 2023 mendatang yaitu percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas SDM, kesehatan dan pendidikan.
Ia juga menyampaikan, prioritas lainnya yaitu dengan penanggulangan penangguran disertai peningkatan decent job. "Angka pengangguran bisa turun apabila investasi di daerah juga baik. Investasi juga akan berpengaruh pada banyaknya pekerja yang menganggur, ini dibuktikan dengan tingginya investasi di Riau dapat menyerap tenaga kerja," sebut Gubri Syamsuar.
Selain itu, Gubri Syamsuar juga menyebutkan bahwa mendorong pemulihan dunia usaha dan revitalisasi industri juga penguatan riset penerapan menjadi prioritas RKP Tahun 2023 oleh Pemprov Riau.
"Pembangunan rendah karbon dan transisi energi dan respon terhadap perubahan iklim, percepatan pembangunan infrastruktur dasar antara lain air bersih dan sanitasi serta pembangunan Ibu Kota Nusantara termasuk prioritas yang akan kamu lakukan dalam RKP Tahun 2023," imbuhnya. (*)

