Makan di Jambi, Edi Palembang Cs Lolos lagi usai Baku Tembak

Makan di Jambi, Edi Palembang Cs Lolos lagi usai Baku Tembak

Arkadinata alias Riki alias Edi Palembang Perampok dan Pembunuh Polisi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Jambi - Arkadinata alias Riki alias Edi Palembang Cs, perampok dan pembunuh anggota Buser Polsek Senapelan Aipda (Anumerta) Bahari, memang ahli dalam melarikan diri. Saat disergap di sebuah rumah makan provinsi Jambi, Ia berhasil lolos usai baku tembak dengan tim reskrim Polres Sarolangun.

Dari informasi yang dirangkum, kejadian itu terjadi pada Minggu (23/11/14) sekitar pukul 21.30 WIB. Berdasarkan info dari Polresta Pekanbaru bahwa Edi Palembang Cs sedang berada di Kabupaten Sarolangun, aparat Polres setempat langsung bergabung dengan tim dari Polda Riau.

Polres Sarolangun, Polsek Kota Sarolangun dan aparat Polres Riau tadi malam terlibat kontak senjata selama 10 menit dengan tersangka penembakan anggota Polresta Pekanbaru di Sarolangun.

Mendapat laporan itu, Kanit Buser di Polres Sarolangun, Ipda Malik membawa tiga orang anggotanya bergabung dengan Tim polresta Pekanbaru melakukan penyisiran di lokasi yg di jadikan target, yakni di rumah makan Sanang Hati KM 4 Sarolangun.

Selanjutnya, Kapolsek Kota Sarolangun Iptu Toni Tobing langsung bergerak untuk lakukan penangkapan dan memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Carles Sitorus bersama tiga personil memback up tim dari Pekanbaru itu‎.

Setelah menyusun rencana, sebelum pengerebekan di Terminal Baru Pukul 23.15 WIB, tim bergerak mendekati TKP RM Sanang Hati pukul 23.25 WIB.

Sewaktu dilakukan pengerebekan di lokasi, ada empat tersangka di TKP yakni, Ark, Gt, Ad, dan seorang perempuan ‎.

‎Sempat terjadi kontak senjata antar tim dengan tersangka kurang lebih 10 menit. Namun, tersangka berhasil melarikan diri ke kebun dan sawah-sawah. Dan setelah dilakukan penyisiran, TSK tidak berhasil ditemukan.

Kapolsek Sarolangun Iptu Toni Tobing mengatakan telah mengamankan barang bukti. "Dalam waktu pengerebekan di TKP ditemukan 2 buah tas punggung yg berisi Senpi panjang jenis US Carrabben yang sudah dimodifikasi," tuturnya seperti dilansir Jambi Expres, Selasa (25/11/14).

Selain itu lanjutnya, ada juga senpi pendek jenis rev kecepek berisi peluru penuh. Namun tak bisa dikeluarkan karena selindernya nyangkut. Lalu, ada juga amunisi jenis 30 & 50 mm sebanyak 10 butir.

Selanjutnya, ada juga pahat, godam besar, obeng, 1 BPKB Motor King, dua set kunci T, plus gergaji besi, gunting dan dua unit motor Yamaha RX King dan Mio Warna Putih.

"Semuanya sudah kami sita," tegasnya. [Pan]

Tags :# hukum