Datuk Nouvendi Apresiasi Penyidik

Kolega Walikota Pekanbaru Ditangkap, Kuasa Hukum Apresiasi Kepolisian

Kolega Walikota Pekanbaru Ditangkap, Kuasa Hukum Apresiasi Kepolisian

Kuasa hukum H Sulaiman, Kantor Hukum DT Nouvendi SK.

Beritariau.com, Pekanbaru - Kuasa hukum H Sulaiman, Kantor Hukum DT Nouvendi SK, sempat melayangkan Somasi terhadap Walikota Pekanbaru. Atas tindakannya mengadakan kegiatan penanaman tanaman Porang, diatas lahan H Sulaiman, yang diserobot tersangka SJ.

Sebagai informasi tersangka SJ ini kemarin ditangkap Polda Sumut, karena diduga berupaya melarikan diri, atas perkara penipuan terhadap AK, yang dijanjikan kebun durian Musang King dan lahan diatas tanah H Sulaiman.

Meski telah di Somasi, namun Walikota tetap melakukan penanaman, yang menurut Nouvendi, sikap orang nomor satu di Pemerintahan Kota Pekanbaru, jelas terlibat dalam membeking tersangka SJ, menyerbot lahan milik kliennya di Rumbai Barat Kota Pekanbaru.

"Kami sudah layangkan somasi kepada Walikota, untuk tidak melaksanakan acara tersebut. Namun tetap laksanakan, kami menduga Walikota memang terlibat aktif dalam penyerobotan lahan klien kami," kata Nouvendi.

Langkah Somasi ini, jelas Nouvendi, karena banyak informasi yang ia dengar dan mengatakan, bahwa Walikota memiliki tanah dilahan tersebut. Sehingga Walikota sangat aktif terlihat melakukan kegiatan dilahan itu.

"Informasi yang kami dapatkan ada tanah Walikota dilahan tersebut, Tersangka SJ sendiri yang menyampaikannya ke masyarakat, maka kami menduga Walikota memang terlibat dalam penyerobotan lahan klien kami," jelas Nouvendi.

Terkait langkah somasi yang sudah dilayangkan, Nouvendi melanjutkan, bahwa pihaknya selaku kuasa hukum H Sulaiman, akan melakukan upaya hukum baik terhadap tersangka SJ, Walikota Pekanbaru bahkan Kepala Dinas, Camat hingga Lurah.

"Sdang kami persiapkan langkah hukum terhadap pemalsuan surat yang dilakukan SJ, dimana diduga Walikota juga terlibat dalam memuluskan perbuatan tersangka SJ, " terang Nouvendi.

Nouvendi menegaskan, pihaknya telah mengantongi bukti adanya dugaan keterlibatan Walikota dalam mempermudah SJ, membuat surat-surat atas tanah yang diserobotnya. 

Bahkan, sebut Nouvendi, informasinya Walikota sampai mengganti Camat dan Lurah yang tidak mau mempermudah penerbitan surat-surat tanah palsu milik SJ.

"Bukti-bukti dan saksi sedang kami kumpulkan. Begitu semua sudah lengkap kami akan segera laporkan, terhadap semua yang terlibat akan kita lakukan upaya hukum, Walikota, Kepala Dinas, Camat, Lurah siapapun yang terlibat akan kita lakukan upaya hukum," tegas Nouvendi.

SJ sendiri saat ini menurut Nouvendi, sudah ditahan Polda Sumut, karena diduga berupaya melarikan diri, atas perkara penipuan terhadap AK, yang dijanjikan kebun durian musang king dan lahan diatas tanah H Sulaiman.

"Kami dapat informasi dari penyidik, bahwa SJ sudah ditangkap, tepat 2 pekan setelah penanaman tanaman Porang yang dia lakukan dengan Walikota Pekanbaru," terangnya.

Ia sendiri mengapresiasi kinerja Polda Sumut yang telah gerak cepat menangkap SJ, karena menurut penyidik dia diduga berusaha hendak melarikan diri.

"Ditangkapnya SJ oleh Polda Sumut membuktikan kesombongannya selama ini, yang menyebutkan dirinya tidak akan ditangkap dan sudah terbantahkan. Itu bukti tidak ada yang kebal hukum, karena dimata hukum semua sama,"tutupnya.***