Warga Laporkan Balik Ida Anggota DPRD Pekanbaru
Gusri : Perbuatan IYS Berlebihan dan Melaporkan Tidak Sesuai Kejadian
Ida Yulita Susanti.
Beritariau.com, Pekanbaru - Pernyataan Ida Yulita Susanti anggota DPRD Pekanbaru, dalam laporannya ke Polresta Pekanbaru. Tidak diterima Warga Jalan Irkab, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kota Pekanbaru dan Sabtu kemarin beberapa perwakilan balik melapor balik ke Polda Riau, Sabtu (4/9/2021) kemarin.
Gusri perwakilan warga mengatakan, pihaknya datang melaporkan IYS ke Polda, karena perbuatan yang bersangkutan terlalu berlebihan dan melaporkan tidak sesuai kejadian.
"Kita melaporkan IYS atas apa yang telah dibuat terhadap masyarakat kami dan laporan yang dibuat mereka terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan kejadiannya," kata pria yang juga ketua RT tempat kejadian 02, pada Sabtu (4/9/2021).
Gusri mengatakan sesuai pengakuan IYS, ia dikeroyok bersama keluarga, dibacok dan melaporkannya ke Polresta. Dengan melakukan visum terhadap anaknya adalah kebohongan.
"Katanya dibacok maupun dikeroyok oleh warga kami di Jalan Irkab. IYS melaporkan dan ditindaklanjuti Polresta Pekanbaru, dengan penyidik memanggil satu ibu-ibu dan beberapa orang pemuda kami, dan status dari mereka yang dipanggil ini juga belum kami ketahui," ujar Gusri.
Menurutnya, inisiatif warga melaporkan balik IYS ke Polda Riau sebagai bentuk perlindungan hukum atas laporan yang tidak benar tersebut.
"Yang benar itu mereka menyerang warga dan mendobrak pintu rumah, suami IYS juga melakukan penyerangan dengan membawa kunci roda terhadap warga kami. Apa yang mereka ceritakan itu bohong," ungkap Gusri.
Sebelumnya, IYS bersama suaminya dan anaknya melaporkan orang tidak dikenal melakukan penyerangan dan pengeroyokan saat mereka datang ke Jalan Irkab, Rabu (1/9/2022) malam.
Permasalahan ini bermula, saat sorenya, anak Ida terlibat keributan dengan pemuda setempat yang mobilnya pindah arah dilokasi jalur lalulintas yang tergenang air di Jalan Arifin Achmad.
Oleh warga setempat antara anak Ida dan pemuda setempat sudah dimediasi dan sepakat berdamai dilokasi. Kemudian malamnya kembali terjadi keributan, dengan Ida bersama suami dan anaknya mendatangi kembali rumah salah satu warga.***

