Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

Mantan Sekdaprov Riau Divonis 3 Tahun

Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya dan Gubernur Riau Syamsuar

Beritariau.com, Pekanbaru -Terdakwa Yan Prana Jaya Indra Rasyid, divonis ringan pada sidang, pada Kamis (29/7/2021) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. Sebelumnya, mantan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau dituntut JPU penjara 7 tahun 6 bulan.

Pada sidang yang dipimpin Hakim Ketua Lilin Herlina SH menyatakan, Yan Prana hanya melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Hakim menyatakan Yan Prana Jaya Indra Rasyid terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan pertama subsidair.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara 3 tahun," kata hakim ketua, Lilin Herlina dalam putusannya.

Hakim juga menghukum Yan Prana Jaya membayar denda Rp50 juta. Jika tidak sanggup membayar di penjara 3 bulan.

Lilin mengatakan, setelah mendengar keterangan saksi-saksi dan melihat fakta dari JPU. Yan Prana tidak terbukti bersalah melakukan pemotongan 10 persen anggaran perjalanan dinas di Bapedda Siak.

Yan Prana lanjut Lilin hanya terbukti melakukan dugaan korupsi anggaran pada pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) dan makan minum di Bappeda Siak tahun 2014-2017.

Atas putusan itu, JPU  Kejati dan Kejari Siak menyatakan pikir-pikir dulu. Sedangkan, Yan Prana yang mengikuti sidang secara virtual dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru akan berkonsultasi dengan penasehat hukumnya.

Kedua belah pihak mrmiliki waktu tujuh hari untuk menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru.***

Terkait