Kedatangan Jokowi di Riau Dikhawatirkan Menimbulkan Kerumunan

Founder Rumah Nawacita Riau, Raya Deswanto Nainggolan MSi
Beritariau.com, Pekanbaru - Founder Rumah Nawacita Riau, Raya Deswanto Nainggolan MSi, meminta kedatangan Presiden Republik Indonesia Jokowi ke Provinsi Riau ditunda.
Sebab, kedatangan orang nomor 1 di Indonesia itu bakal menimbulkan kerumunan massal dan berpotensi menambah klaster penyebaran Covid-19.
"Kota Pekanbaru Riau masih zona merah yang ekstrem. Jajaran Pemda saja masih kewalahan mengendalikan kondisi ini. Pemda sebaiknya fokus pada pengendalian Covid sampai ada perbaikan signifikan ke arah zona yang aman," kata Raya, kepada wartawan, Senin (17/5/2021).
Sesuai informasi dan wacana, Rabu (19/05/2021) Presiden RI, Joko Widodo akan melakukan peninjauan pelaksanaan Vakinasi Covid-19 dan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Kampar di Provinsi Riau.
Dengan agenda mengumpulkan banyak orang (kerumunan) tersebut dan sudah jadi kebiasaan, kedatangan mantan Wali Kota Solo 2 periode tersebut bakal memikat massa lebih banyak.
"Sebaiknya diganti dengan vaksinasi perseorangan di puskesmas dan rumah sakit yang difasilitasi dan dibiayai oleh pemerintah," pinta Raya.
Selain itu, Kunjungan lapangan Presiden Jokowi disarankannya juga diganti menjadi kunjungan virtual seperti lazimnya juga dilakukan misalnya via telekonperensi atau videokonperensi.

