Sungai Kampar Telan Korban Lagi, Bocah SD Tenggelam Sebelum ke Sekolah

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Kampar - Sungai di Kabupaten Kampar kembali menelan korban pelajar. Kali ini, terjadi di aliran Sungai Tarai Bangun, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, yang awalnya kejadiannya serupa yakni, saat para bocah sedang mandi. [Baca : Sungai Kampar Telan Korban, Pelajar Tenggelam dan Hilang Saat Mandi]
Rangga Fernandes (9) alias Angga, warga Perumahan Mawaddah 2 Tahap 3, Dusun IV, Desa Tarai Bangun, ditemukan tewas setelah tenggelam sekitar 10 menit di Sungai Tarai Bangun.
Dari informasi di kepolisian, kejadian itu terjadi pada Rabu (12/11/2014) sekitar pukul 10:00 Wib. Saat itu, Angga sedang mandi bersama dengan temannya di sungai itu, sebelum pergi ke sekolah dimana jam masuk belajarnya siang hari. Namun, saat sedang asyik mandin tiba-tiba saja korban tenggelam.
Saat korban tenggelam sempat terlihat oleh Dani (27) warga desa Tarai Bangun, dan langsung terjun kesungai untuk mencari korban. Sekitar pukul 10:30 WIB, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. Akhirnya, bersama Heri, warga desa Kualu yang bekerja sebagai Satpam di SMA Tiga Tambang, Angga lalu dibawa ke rumahnya di Perumahan Mawaddah.
Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Paur Humas Ipda Deni Yusra saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2014) di Bangkinang Kota, membenarkan kejadian itu.
"Mendengar hal itu, Kapolsek Tambang AKP Sumarno beserta anggota langsung turun ke TKP untuk melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi," ungkap Deni.
Menurut Paur Humas Polres Kampar, ibu korban Verfina Sandra (32) menolak kejadian itu ibu untuk dilaporkan ke pihak kepolisian dengan menandatangani surat berita acara penolakan untuk dilakukan Visum/Otopsi.
"Selanjutnya korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa Tarai Bangun," pungkasnya. [rif]

