Untuk Pasien Covid-19, Pemprov Riau Siapkan 563 Tempat Tidur Di Rumah Sakit

Untuk Pasien Covid-19, Pemprov Riau Siapkan 563 Tempat Tidur Di Rumah Sakit

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, sudah menyiapkan 563 tempat tidur di semua rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19.

"Kapasitas itu cukup. Baik pasien positif maupun Pasien Dalam Pengawasan saat ini," Kata Mimi, kepada wartawan, Rabu (06/05/2020).

Dia menjelaskan lagi, saat ini total jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit yang ada di Riau yakni 176 kasus. Jumlah itu terdiri dari pasien kasus positif maupun yang PDP.

"Saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Riau sebanyak 61 orang. Dari jumlah itu, 27 orang sudah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.

Dia berharap, jumlah itu tidak mengalami penambahan, terutama bagi PDP. Lebih jauh katanya, saat ini masih ada 28 pasien positif yang dirawat. Sementara pasien yang meninggal sebanyak 6 orang.

Untuk jumlah PDP yang masih dirawat sebanyak 170 orang, sedangkan PDP yang negatif dan sudah dipulangkan 477 pasien. PDP meninggal 90 orang. Serta pasien Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 9.375 orang dan yang sudah selesai dilakukan pemantauan 45.959 orang.

Riau terima APD dari Gugus Tugas Pusat

Laporan terkini Gugus Tugas Covid-19 pusat kembali mengirimkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Penanganan Covid-19 yang ada di Provinsi Riau. Bantuan yang telah diterima dari Gugas Tugas Pusat itu, sebanyak 3.200 ADP.

"Sudah sampai jam 9 pagi tadi. Itu (APD,red) untuk membantu tim medis dalam menangani ODP dan PDP," Kata Mimi.

Mimi berharap dengan APD ini nantinya, pihaknya akan memaksimalkan penggunaannya. APD juga akan dibagikan melalui dinas kesehatan di daerah kabupaten dan kota.

Selain itu, dia juga mengajak masyarakat untuk tetap di rumah, menghindari kerumunan dan menggunakan masker jika keluar rumah untuk menghidari penularan Covid-19. "Sekali lagi, mari kita tetap di rumah saja," tutupnya. (Adv)