Lawan Covid-19

Selain Corona, DBD Juga Hantui Riau

Selain Corona, DBD Juga Hantui Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - Selain virus Corona, masyarakat Riau juga dihantui dengan ancaman penyakit demamm berdarah dengue. 

Hingga akhir Februari 2020 lalu, Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat ada sekitar 1.080 orang penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Riau. Jumlah itu menunjukkan meningkatnya penderita jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019 silam.

Merujuk data pada akhir Februari 2019 total hanya sekitar 508 orang penderita. Artinya meningkat hingga 50 persen lebih.

"Jika dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu memang mengalami peningkatan. Tapi jika dibandingkan antara Januari dan Februari 2020, jumlah penderita menurun cukup signifikan," kata Kadis Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir, Senin.

Dirincinya, pada Januari wilayah paling banyak terjangkit DBD adalah wilayah Bengkalis yang disusul wilayah Pekanbaru. Dimana masing- masing tercatat terdapat 136 penderita dan 116 penderita. Kemudian Kuantan Singingi ada 91 orang. Selanjutnya untuk wilayah Kampar dan Indragiri Hulu masing - masing ada sekitar 64 orang penderita.

Masih di bulan yang sama wilayah Siak ada 56 orang, Kepulauan Meranti 46 orang, Rokan Hulu 41 orang, Pelalawan 39 orang, Dumai 20 orang, Rokan Hilir 12 orang dan Indragiri Hilir 5 orang. Dengan demikian total penderita di bulan Januari mencapai 690 penderita.

Sementara pada Februari 2020 total penderita hanya sekitar 390 penderita saja. Yakni Pekanbaru 98 orang, Kampar 25 orang, Rokan Hulu 30 orang, Pelalawan 15 orang, Indragiri Hulu 57 orang, Kuantan Singingi 25 orang, Indragiri Hilir 15 orang, Bengkalis 75 orang, Dumai 15 orang, Siak 25 orang, Rokan Hilir 8 orang, dan Kep. Meranti sebanyak 2 orang.

Sehingga total hingga Februari 2020 ada sekitar 1080 penderita.

"Kita terus sosialisasikan kepada masyarakat agar melakukan langkah-langkah antisipasi mencegah penyebaran penyakit DBD. Seperti dengan cara melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan senantiasa menjaga gaya hidup sehat," tandasnya.