Jalan Gelap, ABG Takuti Warga Dengan Aksi Pocong Di Tenayan Pekanbaru

PERAGAKAN AKSI - Anak Baru Gede (ABG) yang ditangkap warga Tenayan Raya Pekanbaru, memperagakan aksi menakuti dengan kain pocong saat dibawa ke Rumah RW 02 Kelurahan Mentangor Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru | Istimewa
Beritariau.com Pekanbaru - Kawasan di sekitar Jalan Kenanga, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, dijadikan ajang 'uji nyali' dari keisengan oknum Anak Baru Gede (ABG) untuk menakuti warga yang melintas di jalan tersebut.
Kondisi itu disebabkan karena ruas jalan di antara Kelurahan Sialang Sakti dan Kelurahan Mentangor ini belum memiliki Penerangan Jalan Umum (PJU).
"Sudah sering mengusulkan penerangan lampu jalan, tapi tak pernah digubris oleh Dishub. Akibatnya dijadikan main pocong untuk menakuti warga yang lewat," Kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Heri Setiawan, Jum'at (10/01/2020).
Dia menjelaskan, sejumlah oknum para ABG itu memanfaatkan kondisi jalan yang gelap gulita tersebut dengan bertingkah menjadi pocong yang dibalut oleh kain putih.
Akibatnya, aksi yang dilakukan ketahuan oleh warga yang melintas dan memberitahukan kepada warga setempat menciduk para ABG tersebut pada pekan lalu. Mereka langsung digiring dan disidang di rumah RW 2 Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. "Ada tujuh orang sudah dibawa ke rumah RT," singkatnya.
Heri mengaku bahwa dirinya sudah berulang kali menyampaikan agar Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru memasang PJU di kawasan itu. Dirinya juga menyampaikannya kembali saat rapat dengan dinas.
Selain itu, politisi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa belum adanya PJU membuat kawasan itu sangat gelap kala malam. Kondisi ini membuat kawasan jadi rawan.
Heri juga mengaku khawatir kondisi jalan yang gelap, mengundang aksi kriminal. Sejumlah oknum masyarakat juga membuang sampah di tepi jalan hingga menumpuk.
"Banyak masalah akibat ruas jalan yang gelap. Warga tentu berharap di sana segera tersedia PJU," ungkapnya.
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Pekanbaru menyebut bahwa warga sudah bersedia memasang tiang secara swadaya. Mereka memasang tiga tiang dengan cara iuran lantaran belum ada tiang PJU di sana.
Padahal di kawasan itu ada sejumlah fasilitas umum. Ada pemakaman dan sekolah yang posisinya tidak jauh dari lokasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso bakal menindaklanjuti hal ini. Pihaknya bakal mengkaji pemasangan PJU di kawasan itu. "Kita akan kaji, bila di sana prioritas. Kita bakal pasang PJU," ulasnya.
Mantan Camat Rumbai Pesisir ini menyebut bahwa pihak bakal menerima pengajuan PJU dari warga. Ia mempersilahkan warga untuk memberi pengajuan. [red]

