Hanya Setengah Hari Terganggu Akibat Asap
Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru tetap Normal
.jpeg)
Beritariau.com, Pekanbaru - Aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tetap normal. Selama kabut asap di Riau, penerbangan hanya terganggu selama 1 hari.
Normalnya aktivitas Bandara tak lepas dari menghilangnya kabut asap setelah wilayah Pekanbaru dan sekitarnya dilanda hujan lebat sejak awal pekan ini.
Officer In Charge Bandara SSK II Pekanbaru, Hasnan mengatakan penerbangan pesawat baik keberangkatan dan kedatangan seluruhnya sudah berjalan dengan normal. Baik penerbangan domestik maupun liar negeri.
Karena, jarak pandang saat ini sudah tidak terhalangi lagi oleh bencana kabut asap.
"Penerbangan pesawat hari ini dan kemarin, Selasa sudah dinyatakan normal. Sama sekali sudah tidak ada gangguan. Hari ini ada 30 keberangkatan dan kedatangan pesawat. Semuanya sudah clear, semuanya ontime," katanya.
Dia mengatakan, jarak pandang saat ini sudah di atas 8 kilometer. Sedangkan penerbangan pesawat terganggu apabila jarak pandang di bawah 800 meter.
Hasnan menyampaikan, selama kabut asap pekan dua pekan terakhir, memang banyak penerbangan keberangkatan dan kedatangan pesawat di cancel atau pembatalan jadwal.
Hal itu merupakan pertimbangan keselamatan penumpang dan juga awak pesawat.
Sehingga pihak maskapai harus menunggu sampai jarak pandang dipastikan aman.
"Sebenarnya penerbangan yang paling terganggu cuma satu hari. Itu pun gak satu hari full. Cuma sampai jam 3 sore. Karena saat itu asap memang pekat. Tapi sekarang semuanya sudah normal kembali," ungkap Hasnan.
Di samping itu, Hasnan menambahkan, pihak Bandara Internasional SSK II Pekanbaru menyampaikan terima kasih kepada Tim Satgas Karhutla Riau, yang telah berjibaku menanggulangi karhutla dan kabut asap.
Menurutnya, upaya petugas di lapangan cukup mengurangi asap dampak dari karhutla tersebut.
"Kita berterima kasih kepada Tim Satgas Karhutla, seperti pihak kepolisian, TNI, Manggala Agni, BPBD dan juga instansi lainnya, yang telah bekerja dengan sekuat tenaga menanggulangi asap ini. Dan kita bersyukur dalam dua hari ini juga sudah turun hujan, sehingga cuaca kembali cerah," ucap Hasnan.
Diberitakan sebelumnya, akibat kabut asap karhutla, aktifitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru terganggu.
Hampir semua jadwal penerbangan keberangkatan dan kedatangan ditunda sampai jarak pandang aman.
Bahkan, satu penerbangan pesawat dari Malaysia ke Pekanbaru dibatalkan, karena jarak pandang hanya 500 meter.
Akibat penundaan jadwal penerbangan tersebut, tak sedikit penumpang yang meminta refaund tiket pesawat. Selain itu, ada juga penumpang yang beralih ke bandara lain.
Sebagaimana diketahui, kabut asap selama dua pekan menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru dan Riau pada umumnya. Kualitas udara sudah berbahaya.
Tak sedikit rakyat yang sengsara akibat kabut asap tersebut, mulai dari sesak napas, batuk filek, pusing, iritasi mata dan muntah-muntah. Kemudian sangat banyak korban asap mengungsi ke posko pengungsian.

