BMKG deteksi 41 titik Hotspot, Bengkalis sumbang titik terbanyak di Riau

KABUT ASAP - kabut asap, masih menyelimuti terjadi di sejumlah daerah di Riau | Istimewa
Beritariau.com Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah Provinsi Riau, semakin parah. Parahnya situasi itu menimbulkan kabut asap yang semakin pekat.
Dari pantauan, Senin (26/08/19) jarak pandang Kota Pekanbaru terkait kabut asap, masih menyelimuti terjadi di sejumlah daerah di Riau. Kondisi ini disebabkan karena kebakaran hutan dan lahan yang tak kunjung padam.
Dari pantauan Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, mencatat, jarak pandang di Pekanbaru mencapai 1.000 meter akibat kabut asap.
"Untuk jarak pandang Kota Pekanbaru sejak pukul 07.00 WIB tadi hanya 1 kilometer,” kata Analisis BMKG Kota Pekanbaru, Gita Dewi Siregar, saat dikonfirmasi beritariau.com
Dia menyebutkan, di Kabupaten Pelalawan, jarak pandang terpantau 3 kilometer, di Dumai serta Indragiri Hulu jarak pandang masing-masing 5 kilometer.
Menurut Gita, satelit BMKG saat ini mendeteksi adanya kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan titik panas dan titik api di Riau.
"Hari ini, terdeteksi 41 hotspot atau titik panas di sejumlah daerah. Titik panas paling banyak di Bengkalis yaitu 14 titik, Pelalawan 10 titik, Rokan Hilir 2 titik, Indragiri Hilir 13 titik dan Indragiri Hulu 2 titik," ucap Gita.
Dari jumlah itu, BMKG memastikan ada 27 titik terdeteksi titik api. Sebab, kata Gita, hotspot itu memiliki level confidence di atas 70 persen. "Titik api terbanyak berada di Bengkalis, ada 12 titik. Kemudian di Indragiri Hilir terdeteksi 10 titik dan Pelalawan 5 titik,” jelas Gita.
Meski demikian, kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru belum berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, hari ini. Sejauh ini seluruh layanan maskapai berjalan dengan normal.
Hal itu dikatakan, Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yogi Prasetyo. Menurutnya, jadwal penerbangan di Bandara Pekanbaru berjalan normal. Tidak ada yang ditunda baik keberangkatan maupun kedatangan.
"Sampai saat ini, jarak pandang masih aman di bandara SSK Pekanbaru. Penerbangan masih berjalan normal dan sesuai jadwal," pungkas Yogi. [red]

