Gedung Mahasiswa Fisip UR Digeledah Densus 88

Beritariau.com, Pekanbaru - Detasemen Khusus Antiteror 88 menggeledah salah satu gedung di kampus fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (Fisip) Universitas Riau, Kota Pekanbaru, Sabtu siang.
Penggeledahan melibatkan penjagaan ketat dari personel Brimob bersenjata lengkap. Turut terpantau dua unit mobil gegana Brimob Polda Riau siaga di sekitar area penggeledahan.
Gedung yang digeledah tersebut merupakan sekretariat bersama seluruh kelembagaan mahasiswa Fisip. Gedung dua lantai itu bernama Gelanggang Mahasiswa Fisip.
Garis polisi mengelilingi areal penggeledahan. Terlihat pula Kapolresta Pekanbaru dan Direktur Kriminal Umum Polda Riau membantu proses penyisiran isi gedung tersebut.
Proses penggeledahan itu sendiri menarik perhatian ratusan mahasiswa yang saat itu melakukan aktivitas perkuliahan.
Informasi yang dirangkum, gedung berwarna Oranye itu baru saja diresmikan pada 2014 silam. Selama ini gedung tersebut menjadi pusat kegiatan seluruh lembaga mahasiwa Fisip Universitas Riau.
Kepolisian Daerah Riau menyatakan bahwa penggeledahan yang dilakukan Densus 88 Antiteror di Universitas Riau, tepatnya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) terkait dugaan adanya jaringan terorisme.
"Iya, kalau Densus 88 pasti (terkait dugaan jaringan terorisme)," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Sunarto.
Namun, Sunarto tidak bersedia berkomentar banyak terkait penggeledahan yang turut melibatkan Brimob dan Ditreskrimum Polda Riau serta jajaran Polresta Pekanbaru tersebut.
Sementara itu, Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Nandang mengatakan bahwa Polda Riau dalam penggeledahan itu sifatnya hanya memberikan pengamanan. Dia juga tidak bersedia membeberkan terkait penggeledahan tersebut, termasuk jumlah pelaku yang diamankan serta barang bukti yang disita.
Dalam penggeledahan tersebut, Tim Gegana Brigade Mobil Polda Riau menyita sejumlah barang dari penggeledahan yang dilakukan di salah satu gedung di kampus Fisip tersebut.
Sedikitnya terdapat tiga kantong plastik serta sejumlah tas 'goodie bag' yang disita petugas.
Belum jelas jenis barang-barang yang disita tersebut. Namun, Personel Brimob Polda Riau langsung bergegas membawa barang-barang itu ke Mobil Gegana yang sedari tadi siaga di sekitar area penggeledahan.
Penggeledahan dilakukan sejak pukul 14.00 WIB siang tadi hingga pukul 16.30 WIB. Penggeledahan itu melibatkan penjagaan ketat personel Brimob bersenjata lengkap.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Riau, Safriharto mengaku terkejut dengan adanya penggeledahan yang dilakukan Densus 88 Antiteror di salah satu gedung fakultas yang ia pimpin.
"Kita terkejut semua ini, mohon maaf saya belum bisa kasih keterangan," katanya.
Berdasarkan pantauan, Safriharto yang mengenakan setelan kemeja putih turut serta mendampingi tim Densus 88 yang diperkuat oleh Polda Riau saat menggeledah gedung Gelanggang Mahasiswa, Fisip.
Beberapa kali dia terlihat keluar masuk gedung berlantai dua berwarna oranye yang disasar petugas.
Upaya penggeledahan yang dilakukan dengan penjagaan ketat personel Brimob bersenjata lengkap serta turut dikerahkan mobil Gegana itu dilakukan selama dua jam lamanya, sejak pukul 14.00 WIB tadi.
Safriharto hanya menjelaskan bahwa selama ini gedung itu digunakan sebagai sekretariat berbagai kelembagaan mahasiswa.
Dia juga mengatakan gedung tersebut selama ini digunakan secara normal oleh para mahasiswanya. Termasuk dia mengaku tidak pernah melihat adanya hal-hal mencurigakan yang dilakukan anak didiknya di gedung tersebut.
"Selama ini tidak ada aktivitas mencurigakan di sini. Biasa-biasa saja," tuturnya. [don]

