Suami Jadi Tahanan, Istri Nekad Lanjutkan Bisnis Haram

Suami Jadi Tahanan, Istri Nekad Lanjutkan Bisnis Haram

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Ini bukan kisah dongeng Romeo dan Juliet, pasangan romantis yang rela berbuat apa saja untuk sang kekasih. Kisah ini justru nyata dan terjadi di Kota Pekanbaru, Riau.


Adalah AW, seorang istri yang mungkin terlalu cinta kepada suaminya S, sehingga rela melakukan tindak pidana atas keinginan suaminya yang kini mendekam dibalik penjara.


Kasus itu diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Pekanbaru akhir pekan lalu. Polisi  mendalami keterlibatan seorang tahanan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Gobah, Kota Pekanbaru dalam peredaran narkoba. 

     
"Diduga (peredaran narkoba) dikendalikan melalui telfon," kata Kanit Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, Iptu Noki Loviko di Pekanbaru, Rabu (24/2/18).

     
Kasus peredaran narkoba yang diduga melibatkan penghuni Lapas Klas IIA Gobah itu berawal dari tertangkapnya seorang wanita berinsial AW pada akhir pekan lalu. 

     
Wanita berusia 41 tahun tersebut ditangkap dengan barang bukti lima paket sabu-sabu serta satu unit ponsel. 

     
Hasil pendalaman petugas, diduga kuat AW menjalankan bisnis haram itu dikendalikan oleh suaminya berinisial S. Suami ibu empat anak tersebut kini mendekam di Lapas Klas IIA Gobah, atas kasus peredaran narkoba.

     
Menurut Noki, S sendiri telah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan hukuman empat tahun penjara. 

     
"AW mengaku jualan sabu-sabu sudah tiga minggu. Dia jualan setelah suaminya ditangkap (mendekam di Lapas Klas IIA Gobah)," ujarnya. 

     
Selama menjalankan bisnis haram, AW selalu berkomunikasi dengan S, suaminya melalui ponsel. Modus yang digunakan adalah S mengerahkan kaki tangannya untuk menyerahkan sabu-sabu ke AW. Selanjutnya, transaksi jual beli dikuasai oleh AW.

     
"Lewat telfon, ada yang antar," ujarnya.

     
Guna memastikan keterlibatan S, Noki mengatakan pihaknya akan segera memeriksa yang bersangkutan di Lapas Klas IIA Gobah.

     
"Suaminya nanti kami periksa dan BAP (berita acara pemeriksaan) di Lapas," tuturnya. [don]