3kg sabu & 7000an pil ekstasi diblender dan dituang ke closet Polresta Pekanbaru

3kg sabu & 7000an pil ekstasi diblender dan dituang ke closet Polresta Pekanbaru

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto bersama pejabat tingkat kota memblender 3 kg lebih sabu-sabu dan 7000 lebih pil ekstasi | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Satuan Reserse Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang Kepolisian Resor Kota Pekanbaru melakukan musnahkan barang bukti sabu-sabu sekitar tiga kilogram dan 7.000 lebih pil ekstasi.

Pemusnahan barang bukti masing-masing merupakan milik dari tersangka yang diungkap oleh Polresta Pekanbaru. Pertama dari AOV alias Y  yang ditangkap pada hari Rabu (13/09/2017) di Jalan Teratai dengan barang bukti narkotika jenis shabu berat 494,86 gram.

Barang bukti disisihkan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium sebanyak 23 gram dan 0,1 gram untuk kepentingan pengadilan. Sehingga yang dimusnahkan oleh penyidik sebanyak 471,76 gram.

Kedua dari E alias EB bin Ahmada, ditangkap pada Senin (25/09/2017) di Jalan Lintas Timur Kecamatan Tenayan Raya. Darinya diamankan barang bukti narkotika sabu seberat 2,7 kg atau 2.734,95 gram, disisihkan untuk pemeriksaan laboratorium sebanyak 53 gram dan pengadilan 0,1 gram.

Barang bukti pil ekstasi juga diperoleh dari tersangka tersebut dengan total 7.115 butir. Terakhir dari tersangka OA alias O bin ditangkap Sabtu (7/10/2017) di Jalan Kampung Dalam sabu dengan berat bersih 12, 46 gram.

Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan blender dicampur dengan air dan deterjen. Kemudian dibuang ke septitank atau lubang toilet yang ada di ruang Kepala Sat ResNarkoba Polresta Pekanbaru.

Kapolres Pekanbaru, Kombes Pol Susanto mengatakan bahwa dalam pengungkapan kasus narkotika pihaknya juga dibantu Polda Riau. Pengungkapan kasus tersebut, kata dia sangatlah sulit karena para pengedar mempunyai kata sandi sendiri dalam mengedarkan barang haram tersebut.

"Kepada masyarakat agar bekerja sama kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran narkoba segera melaporkannya. Kota Pekanbaru adalah kota yang madani, indah dan kondosif janganlah kita buat menjadi kota yang yang tidak tertib dengan barang haram tersebut," ujarnya.[bas]