Bos bandar togel Pekanbaru diringkus di Jondul

Bos bandar togel Pekanbaru diringkus di Jondul

Ilustrasi (hetanews)

Beritariau.com, Pekanbaru - Judi togel masih menjadi penyakit masyarakat yang masih berkembang biak di Pekanbaru. Terlebih lagi ini masih menjadi suatu mata pencaharian oleh bandarnya.

Bahkan sekarang diketahui para bandar itu tak lagi duduk manis saja menunggu orang yang ingin beli. Malah sudah berperan layaknya marketing dengan mendatangi pembelinya.

Seperti yang diamankan dalam Operasi Bina Kusuma Polresta Pekanbaru. Tersangka ditangkap berinisial SA pada Kamis sore (19/10/2017) di Warung Tuak Jl. Yos Sudarso Pekanbaru.

Saat itu operasi yang dipimpin oleh AKP Jailani beserta 10 personel dan ketika melakukan penggeledahan kepada pengunjung warung. Tiba-tiba tersangka RA datang ke warung dan ketika dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti.

Setelah dilakukan introgasi tersangka mengatakan maksud kedatangan ke warung karena ditelpon pemilik warung untuk membeli nomor togel. Pengakuannya telah menyelenggarakan judi togel sekitar enam bulan diselenggarakan setiap Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu.

Tersangka RA diketahui kemudian menyetor ke MA setiap hari Selasa dan Jumat dengan keuntungan 20 persen dari hasil penjualan. Darinya diamankan barang bukti uang tunai Rp1.399.000, ponsel yang terdapat catatan penjualan rekapan nomor togel, kertas ceklis nomor keluar dan pembelian.

Tak lama berselang, Ditektorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau meringkus bandar togel yang mempunyai kaki tangan tangan itu. 

"Penangkapan bandar togel ini hasil pengembangan kasus tangkapan judi Operasi Bina Kesuma," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat (19/10/2017).

Bandar togel itu ditangkap Kamis malam (19/10/2017) di Jalan Lokomotif, Perumahan Jondul Baru, Pekanbaru. Dari hasil Pengembangan tersangka mengakui memiliki kaki tangan sebanyak dua orang dengan Omset Rp10 juta per harinya.

Tersangka juga mengakui bahwa yang ditangkap sebelumnya merupakan kaki tangannya. Darinya diamankan uang tunai Rp413 ribu, dan telepon seluler yang terdapat catatan rekapan penjualan atau setoran nomor togel.[bas]