Bawaslu Riau minta Panwas awasi ASN fasilitasi calon Kepala Daerah yang maju

Bawaslu Riau minta Panwas awasi ASN fasilitasi calon Kepala Daerah yang maju

BAWASLU RIAU - Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, meminta Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang ada di Kabupaten/Kota, ikut mengawasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik praktis.

"Kalau ada ASN dari Kabupaten/Kota yang mengikuti calon Kepala Daerah difoto atau direkam langsung. Kita minta ini diperhatikan betul," Kata Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, saat memberikan materi pembekalan kepada Anggota Panwascam se Kota Pekanbaru, Minggu (15/10/17).

Dia menjelaskan, sosialisasi keluar daerah dan memasang atribut, ada dugaan ASN terlibat politik praktis dalam agenda terselubung Kepala Daerah jelang Pilkada serentak yang dihelat 27 Juni 2018 nanti.

"Rombongan (ASN,red) itu pasti di kepalai oleh Kepala Dinas. Tolong dicatat dan ambil bukti dilapangan. Jika bukti dan data lengkap, akan kita panggil ASN tersebut," tegasnya.

Jika ASN beralasan ikut calon Kepala Daerah yang maju karena tugas dan dibuktikan dengan surat yang dikeluarkan, Rusidi meminta surat tugas itu diambil. Surat tugas itu nantinya akan dilakukan penyelidikan.

"Kalau ada surat tugas, itu pasti akal-akalan saja. Kita bisa investigasi kemana mereka buat surat tugas itu. Dalam penugasan ini, kita akan melakukan kerjasama dengan Komisi Informasi," bebernya.

Belum lama ini, ditemukan rombongan ASN mengikuti Wali Kota berkunjung ke daerah Kabupaten. Menurutnya, hal ini sangat aneh dan ini memang harus ditindak sebagai upaya pencegahan pelanggaran dini.

"Mengapa Kepala OPD ikut kepala daerah pasang spanduk sosialisasi berkunjung ke Kampar, Bengkalis dan lainnya ini yang perlu diperhatikan kedepan. Kita tidak melihat orang, tapi ASN yang dilibatkan. Dan kita minta Bupati atau Wali Kota yang maju tidak melibatkan ASN dan ASN kita minta tidak melibatkan diri juga dalam Pilkada," tegasnya. [bam]