Seperti Film Psikopat
Di Okura ditemukan mayat terkubur di lantai bawah Spring Bed

Ilustrasi (Ant)
Beritariau.com, Pekanbaru - Penemuan mayat dalam kondisi ganjil kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini seperti film orang psikopat saja karena mayatnya dikubur di bawah kasur 'spring bed' lantai kamar korban berlokasi di Jalan Raja Panjang, Desa Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir.
Mayatnya perempuan berumur 70 tahun inisial T ditemukan pada Minggu (08/10/17) malam kemarin. Saat itu saksi, anak korban ED (39) curiga lalu memeriksa seluruh isi kamar korban.
Lalu pada saat saksi mengangkat 'Spring Bed' di dalam kamar korban dan melihat ada gundukan bekas galian tanah. Kemudian ia mengorek tanah gundukan menggunakan parang dan pada saat itu keluar bau tak sedap.
Selanjutnya saksi menggali gundukan tanah tersebut dengan cangkul dan menemukan korban dalam keadaan telentang dan sudah mengeluarkan bau tak sedap.
Berdasarkan pengakuan anak korban lainnya, RN (perempuan, 48 tahun), sejak Kamis (05/10/17), dia curiga dengan rumah orang tuanya. Karena belum dibuka dan pintu rumah terkunci dari luar.
Bahkan ketika dia memanggil korban dengan cara menggedor jendela kamar, pintu depan dan pintu belakang, korban tidak menjawab.
RN pun mengambil kunci serap dari rumahnya yang berhadapan dengan rumah korban. Ketika sudah masuk saksi melihat pintu kamar korban terkunci dari luar.
Dia pun mencari korban di sekitar Okura, Rumbai Pesisir dan memberitahukan kepada seluruh keluarganya. Kemudian seluruh keluarganya berkumpul dan mendobrak pintu kamar korban yang setelah diperiksa tidak ditemukan tas dan telepon seluler.
Menurutnya, selama ini orangtuanya itu tinggal bersama anaknya TW (19) yang tidak bekerja. Sejak Kamis (05/10/17) hingga sekarang, anak RN itu tidak diketahui keberadaannya.
Jajaran kepolisian di Pekanbaru menyatakan menyelidiki temuan mayat tersebut. Dalam laporannya, mayat itu diduga dibunuh.
"Penemuan mayat ini diduga dibunuh, pelaku masih lidik," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Iptu Polius Hendriawan, Senin (09/10/17). [bas]

