Saat hamil, siswi SMA di Riau ini ditinggalkan pacar

Saat hamil, siswi SMA di Riau ini ditinggalkan pacar

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - W (17), sisiwi salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru ini mengaku dihamili kekasihnya, RF (28). Namun, setelah hamil remaja ini malah ditinggalkan hingga akhirnya melapor ke polisi bersama orangtuanya, HH (46).

Perbuatan itu dilakukan sepasang kekasih itu di jalan Kasah Kota Pekanbaru, pada Mei 2017 lalu.

"Korban dan orangtuanya sudah membuat laporan polisi ke Polresta Pekanbaru. Saat ini, kasus tersebut masih diselidiki," ujar Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata, Minggu (24/09/17) malam.

Kepada polisi, W mengaku berpacaran dengan RF yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Meski belum lama berpacaran, namun keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri setelah pelaku merayu korban.

Itu dilakukan mereka di rumah RF Jalan Kasah, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Ketika itu, di dalam rumah hanya ada mereka berdua. Kesempatan itu membuat pelaku berhasil membujuk rayu korban untuk berbuat mesum.

"Empat bulan setelah kejadian, korban pun hamil. Sebelumnya korban merayu akan bertanggung jawab. Tapi pelaku langsung menghilang. Saat ini petugas sedang melakukan pengejaran," kata Edy.

Korban ketahuan hamil oleh orangtuanya karena sering mual dan muntah di rumah. Merasa curiga, korban ditanya apa yang terjadi padanya. Korban pun menceritakan perbuatan yang sudah dilakukannya dengan pelaku. 

Orangtua korban pun  tak terima dan langsung melaporkan pelaku ke Mapolresta Pekanbaru untuk diproses hukum.‎ Korban sudah dilakukan visum, saat membuat laporan.

"Jika ditangkap dan terbukti, pelaku akan dijerat dengan pasal 81 Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini. [red]