Memilukan! Satu keluarga di Riau tewas dalam kecelakaan tragis

Memilukan! Satu keluarga di Riau tewas dalam kecelakaan tragis

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Peristiwa tragis dan memilukan terjadi di wilayah Kabupaten Kampar. Satu keluarga dilaporkan tewas seketika dalam kecelakaan maut di Kilometer 01 Jalan Lintas Berangin-Pasir Pengaraian Desa Merangin Kecamatan Kuok pada Kamis (24/08/17).

Para korban diketahui yakni Novrizal (34 tahun), Istrinya Hazrianis (27 tahun), Putri Pertama mereka Ania Sakira (2 tahun) dan bayi mereka bernama Muhammad Rasyid Habibullah (2 bulan).‎

‎Dari laporan, tabrakan beruntun ini melibatkan tiga unit kendaraan, terdiri dari Tronton, Truck dan satu mobik Carry Kamis pagi sekitar pukul 08.30 wib. Keempat jiwa itu melayang seketika.

"Yang meninggal dunia dari pengemudi Suzuki Carry BM-1499-MA, bernama Novrizal serta tiga orang penumpangnya masing-masing Hazrianis, Ania Sakira, Muhammad Rasyid meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto, Kamis sore.‎

Dijelaskan Deni, peristiwa itu terjadi ketika Mitsubishi Tronton BK 9216 BH yang dikemudikan Jackson, bergerak dari arah Pasir Pengaraian menuju Rantau Merangin.

Saat tiba di jalan umum Rantau Merangin-Pasir Pengaraian Kilometer 01/02 Desa Merangin, Kecamatan Kuok, pada jalan tikungan, Jackson hilang kendali lantaran rem blong sehingga bergerak ke sisi lajur kanan jalan.

"Pada saat bersamaan datang dari arah berlawanan Mitsubishi Colt Diesel BM-9706-TG yang dikemudikan Hengki. Selanjutnya Jakson menabrak bagian samping kanan Mitsubishi Colt Diesel tersebut," kata Deni.

Tronton yang dikemudikan Jakson pun jadi oleng dan terbalik menimpa Suzuki Carry BM-1499-MA yang dikemudikan Novrizal yang tengah bergerak dari arah Rantau Merangin menuju Pasir Pangaraian.

"Penumpang dan sopir dalam mobil Carry tak bisa mengelak dan terjebak serta terjepit Tronton tersebut. Sedangkan pengemudi Tronton dan Colt diesel hanya luka ringan. Kasus lakalantas ini sedang diselidiki Satuan Lalu Lintas," pungkas Deni.‎

Informasi dirangkum, selama ini, keluarga tersebut tinggal di Desa Kampung Panjang Kecamatan Kampar Utara, rumah orang tua Hazrianis. Saat kejadian naas itu, mereka menuju ke Kabun Kabupaten Rokan Hulu untuk berjualan sayur mayur.

Kini, satu keluarga ini dimakamkan bersamaan di dalam sebuah liang ‎lahat tempat peristirahatan di Desa Kampung Panjang. [red]‎