Tak bisa tuntaskan Judi berkedok Gelper di Pekanbaru, Yose ancam lapor Jokowi & Kapolri

Tak bisa tuntaskan Judi berkedok Gelper di Pekanbaru, Yose ancam lapor Jokowi & Kapolri

SIDAK GELPER - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra bersama lintas Komisi serta Satpol PP & Kabid Perizinan Pemko Pekanbaru, Rabu (16/08/17) kembali meninjau untuk kedua kalinya | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra, mengancam akan melaporkan Kapolda Riau dan jajarannya kepada Pemerintah Pusat, jika tidak serius dalam melakukan penindakan dan menutup usaha perjudian berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) yang ada di Kota Pekanbaru.

Hal itu disampaikannya usai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk kedua kalinya, Rabu (16/08/17). Kali ini, Sidak dilakukan Anggota Komisi I yang membidangi hukum dan perundang-undangan itu bersama lintas Komisi DPRD Pekanbaru, Satpol PP Pekanbaru dan Kepala Bidang Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di 4 titik berbeda.

"Kalau aparat kepolisian Polda Riau tidak dapat menuntaskan praktik judi ini dalam waktu dekat saya akan bawa persoalan ini ke Presiden RI Jokowi dan Kapolri," Ucap Yose dengan nada tinggi.

Dari sidak lintas Komisi ini, 4 titik yang dikunjunginya Galaxy game New Hollywood poll & Cafe Jalan Kuantan Raya, Game Center XP Club Jalan Sudirman serta city game dan superstar yang berada di jalan Riau, rata-rata ada penyalahgunaan izin dan praktik penukaran koin dalam bentuk uang yang diberikan.

"Izin mainan hiburan Anak-anak. Kita lihat saja, semua orang dewasa  yang bermain, artinya terjadi penyalahgunaan perizinan, dan menjadi tugas aparat kepolisian bukan tugas Pemko. Modus judinya jelas untuk orang dewasa," cetusnya.

Disebutkannya lagi, dalam melakukan penindakan, aturan perizinan yang diberikan jelas tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Pekanbaru Nomor 3 Tahun 2002 tentang Hiburan. Dimana, operasionalnya, menyalahi batas yang ditentukan.

"Ada sedikit keanehan, orang main sampai shubuh. Apa ini orang normal. Perlu dites urine pemain-pemainnya. Ini sudah parah sekali. Kalau Kapolda Riau tak bisa tuntaskan, pulang kampung sajalah," cetusnya. [bam]