Dorrr! Rampok punya 2 pistol rakitan dilumpuhkan sebelum beraksi oleh Opsnal Polres Inhu

Dorrr! Rampok punya 2 pistol rakitan dilumpuhkan sebelum beraksi oleh Opsnal Polres Inhu

Ilustrasi (Posmetro)

Beritariau.com, Indragiri Hulu - Tindakan pencurian dan perampokan semakin menghantui masyarakat Riau. Sangat sering terjadi perampokan dengan kekerasan di Bumi Lancang Kuning ini bahkan dengan senjata api.

Perlu suatu tindakan pencegahan agar pelaku tidak sempat beraksi sehingga tidak menimbulkan korban. Adalah Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Indragiri Hulu yang coba melakukan ini dengan melumpuhkan seorang laki-laki pemilik dua pucuk senjata api yangvakan melakukan aksi rampoknya.

Awalnya pada Sabtu (1/7) sekitar pukul 06.30 WIB berdasarkan informasi dari masyarakat akan ada pelaku pencurian dengan kekerasan akan memasuki wilayah Inhu. Pelaku akan melakukan aksinya dan dengan hal tersebut selanjutnya polisi berusaha mencegahnya duluan. 

Personil opsnal diturunkan dipimpin langsung oleh Kasat Rekrim Res Inhu AKP Andrie setiawan berserta personil. Dibantu juga gabungan personil Reskrim Sektor Kelayang dan Sektor Pasir penyu menindaklanjuti hal tersebut dengan lakukan penyelidikan tempat persembunyian diduga pelaku tersebut.

Selanjutnya pada Minggu (02/07/2017) sekitar pukul 08.00 WIB tepatnya di Desa pelangko Kecamatan Kelayang personil mendapatkan info bahwa pelaku melewati akses jalan tanah setempat. 

Kemudian tim melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap diduga pelaku sebanyak dua orang dengan menggunakan Sepeda Motor merk Yamaha Vixion.

"Ketika dilakukan penangkapan kedua pelaku melakukan perlawanan, lalu peraonil melakukan tindakan kepolisian dengan cara melumpuhkan seorang diantaranya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Minggu (02/07/2017).

Satu orang dari pelaku berhasil melarikan diri dan masih dilakukan pencarian. Pelaku yang tertembak itu YN (45) alias Anto Palembang beralamat di Kabupaten Kuantan Singingi dari badannya didapati dua senjata api jenis revolver rakitan tanpa izin dengan masing-masing amunisi terpasang sebanyak 10 butir. 

"Polisi terus melakukan pengembangan terhadap penyedia senjata api dan introgasi pelaku perihal beberapa lokasi-lokasi tempat pelaku beraksi. Usai dilumpuhkan tim membawa pelaku ke rumah sakit," ungkap Kabid Humas Polda Riau.[bas]