Kapal tenggelam, 2 nelayan Dumai bertahan hidup di laut dengan bergantung pada tong fiber ikan

Dua Nelayan Dumai Disambut Keluarganya. Keduanya Selamat Usai Kapalnya Tenggelam di Perairan Bengkalis | Istimewa
Beritariau.com, Dumai - Dua nelayan asal Desa Guntung Kecamatan Medang kampai Dumai berhasil selamat dari ganasnya lautan setelah kapal yang digunakan untuk mencari ikan mengalami kebocoran. Selama beberapa jam keduanya mencoba bertahan hidup pada Jumat dini hari (26/05/2017) lalu.
Dua nelayan itu Mazlan Abdullah (47) dan Syamsul Bahri (30) pada Rabu (24/05/2017) sekitar pukul 15.00 WIB berangkat dari Desa Guntung untuk menjaring ikan dengan Kapal KM. Bahari Abadi Gt. 02 ke arah Perairan Mesim Kabupaten Bengkalis. Namun di tengah pelayarannya kapal mengalami kerusakan pada gearbox dan menepi ke Sei. Raja untuk perbaikan.
Setelah diperbaiki korban melanjutkan pelayarannya kembali ke Periaran Mesim. Tapi pada Jumat pukul 04.00 WIB kejadian yang mengkhawatirkan menghampirinya.
Kapalnya dihantam gelombang dan hujan. Hal tersebut mengakibatkan kapalnya terisi air laut hingga menutupi palka kapal dan kejadian naas menimpanya yakni sekitar pukul 05.30 WIB kapal tenggelam.
Pada saat itulah kedua korban berupaya segala cara untuk bertahan hidup. Melihat kapal yang tenggelam keduanya berusaha mencari cara agar bisa selamat.
Kemudian keduanya mencoba peruntungan menyelamatkan diri dengan bergantung pada tong fiber ikan. Upaya berhasil hingga keduanya hanyut ke sekitar Perairan Selat Morong Kabupaten Bengkalis.
Setelah beberapa jam, takdir menyelamatkannya pada pukul 10.00 WIB. Pada posisi koordinat 01* 42' 150" N 101* 51' 516" E sekitar Perairan Selat Morong Kapal TB. FPS 01 menemukan mereka berdua dan memberi bantuan pertolongan.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo membenarkan adanya kejadian ini. Setelah ditemukan, kata dia, Kapten kapal TB. FPS 01 menghubungi Kepanduan Stasiun Selat Morong lalu diteruskan ke Basarnas Dumai melalui radio.
"Selanjutnya Basarnas beserta tim SAR Sat Pol Airud Res Dumai dan Dit Pol Airud Polda Riau menuju ke TKP memberi pertolongan dan membawa kedua korban dari TB. FPS 01 menuju Dumai," ujarnya.
Keduanya tiba sekitar pukul 14. 00 WIB di dermaga Pokala Dumai untuk diserahkan ke pihak keluarga korban. Suasana haru tergambar pada pertemuan tersebut usai keduanya berhasil bertahan dari ganasnya lautan.[bas]

