PTPN V Latih 50 Mitra UKM di Siak Jadi Pengusaha Tangguh

PTPN V Latih 50 Mitra UKM di Siak Jadi Pengusaha Tangguh

Mitra Binaan PTPN V di Kabupaten Siak Bersama Manajemen PTPN V dan Narasumber Pelatihan Kewirausahaan di Siak | Istimewa | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Siak - PT Perkebunan Nusantara (PN) V (Persero) menggelar pelatihan kewirausahaan terhadap 50 mitra binaannya yang sekaligus pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Hotel Rina Ria Siak Kabupaten Siak, Kamis lalu (25/9/14).

Disitu, peserta pelatihan dibekali cara-cara jadi wirausahawan yang tangguh dan mandiri.

Direksi PTPN V yang diwakili PLT Kabag PKBL Roslim, SE. Ak, MM menyebutkan bahwa sebagian UMKM pada dasarnya membangun usahanya dengan motivasi sederhana untuk menambah kebutuhan hidup sehari-hari.

"Yang jadi permasalahan, jika usahanya mengalami kendala atau goncangan, maka UMKM dapat saja kehilangan motivasi mempertahankan dan menyeimbangkan usahanya. Inilah yang melatarbelakangi PTPN V untuk melaksanakan pelatihan kewirausahaan ini," ucap Roslim.

Melalui kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak dan Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Wat Tamwil Jakarta yang menjadi narasumber, selama dua hari, peserta mendapatkan tips-tips mengembangkan usahanya terlepas dari berbagai belenggu atau kendala usaha.

"Perkembangan UMKM pada umumnya tertahan pada tingkat tertentu akibat terbelenggu oleh sejumlah keterbatasan. Biasanya terkait aspek manajemen, permodalan dan pemasaran," ujar Roslim.

"Rangkaian belenggu itu, selalu melingkupi perkembangan UMKM, maka banyak cara dan pendekatan untuk mendobrak belenggu tersebut. Salah satunya melalui Program Kemitraan antara BUMN dengan kalangan pelaku UMKM seperti yang saat ini digelar oleh perusahaan," tukasnya.

Sementara itu, Dr. H. Baihaki Abdul Majid dari LAZ Nasional BMT yang menjadi narasumber menyatakan bahwa pelatihan digelar untuk meningkatkan pola pikir dan wawasan sebagai pelaku usaha yang siap bersaing.

"Kita akan berbagi ilmu dan pengalaman tentang bagaimana sikap dan perilaku sebagai kunci menjadi pengusaha sukses," kata Bahaki. "Karena ternyata setelah ditelaah lebih dalam, kelemahan kita dalam mengembangkan usaha tak sebatas disebabkan masalah modal, tetapi bisa akibat kita kurang selektif dalam memilih usaha yang efektif untuk meningkatkan laba," lanjutnya lagi.

Menurut Baihaki, informasi keuangan dalam rangka pengelolaan dan pengoperasian suatu unit usaha yang efektif juga memegang peranan penting dalam pengembangan usaha.

"Mari kita tingkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan tentang kewirausahawan agar mampu mengembangkan produk usahanya serta mengambil keputusan yang tepat melalui tindakan yang strategis, kreatif dan berpikir sebagai wirausaha tangguh," ajaknya.

Ia juga mengatakan para peserta tak usah ragu terkait modal. Pasalnya, PTPN V, melalui program CSR siap membantu.

"PTPN V sebagai BUMN dengan CSRnya yang baik ini, pasti akan bersedia membantu. Yang penting kita sebagai UMKM dapat memperkaya pengetahuan dan keahlian di bidang kita masing-masing," tegasnya lagi.

Dalam penutupan kegiatan pelatihan itu, Roslim mengharapkan kiranya para UMKM yang telah mengikuti pelatihan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya ilmu yang telah didapatkan.

"Kami harapkan ini dapat diterapkan di tempat usaha masing-masing, dan berguna bagi banyak orang demi peningkatan kesejahteraan UMKM itu khususnya dan masyarakat Siak umumnya," tutup Roslim. [rls]

Tags :# ekonomi