Gara-gara Dimarahi Istri, Pria ini Mau Bunuh Diri dari Tower Telkom

Tim SAR Riau berhasil mengevakuasi seorang pria yang memanjat menara tower Telkom, Jumat (9/2/2017)
Beritariau.com, Pekanbaru - Sepertinya pikiran Indra (25) sudah buntu, setelah bertengkar dengan istrinya. Pria ini pun nekat memanjat untuk bunuh diri dari tower Telkomsel di Jalan Duyung, Kelurahan Tangkerang Barat, Marpoyan, Pekanbaru.
Aksi nekat Indra pada Jumat (10/2/2017) pagi tadi berhasil digagalkan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pekanbaru. Tim yang berjumlah 10 orang itu berhasil membujuk Indra dan mengevakuasi dari puncak menara.
"Kita bujuk dia supaya aman, akhirnya dia mau. Kita laksanakan ini dalam waktu 1,5 jam. Membujuk orang depresi ini apa yang diminta kita setujui dulu," kata Kepala Operasional SAR Basarnas Pekanbaru, Abdul Malik seperti dikutip dari Antarariau.
Dia mengatakan permintaanya pria yang bekerja sebagai pekerja kebersihan di Toko Giant Pekanbaru ini agar masalah keluarganya minta diselesaikan. Dia yang bernama Indra (25) ini nekat memanjat tower karena dimarahi istrinya yang menudingnya selingkuh.
"Dia minta adik kandungnya hadir, kita bujuk akan bicara kalau sampai dibawah," ujar Abdul.
Tim SAR, lanjut dia, beranggotakan 10 orang dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pekanbaru 10 orang. Anggota tim yang melakukan evakuasi memanjat ke puncak tower dua orang karena ruangnya kecil.
Ketika sampai di atas, ditemukan Indra mengalami dehidrasi namun masih sadar. Tim mendengar keluhannya lalu membujuk dan diperkuat dengan anjuran turun karena istrinya juga sedang hamil.
Indra diketahui naik ke Tower terlihat oleh warga sekitar Pukul 10.00 WIB. Tim SAR datang melakukan evakuasi selama 1,5 jam hingga turun pada pukul 14.00 WIB. Setelah turun, pria depresi itu diangkut oleh Polisi Sektor Bukit Raya ke Pusat Kesehatan Masyarakat setempat.
Tetangga Indra, Yanti menceritakan bahwa memang ada pertengkaran dua orang suami istri itu. Menurutnya Indra dimarahi karena bawa perempuan ke rumahnya pukul 05.00 subuh.
"Mana ada perempuan mau datang perempuan lain, hasilnya bertengkar itu menimbulkan rasa panik. Karena faktor usia, mungkin pikirnya jalan satu-satunya solusi ke sana (tower), semakin lama semakin ramai orang," sebutnya.
Dia mengatakan istri Indra bernama Ria, sedang hamil tiga bulan. Suami istri itu baru tinggal di Jalan Tapah, tak jauh dari lokasi tower.
"Saya bilang ke Ria tolong maafkan saja, namanya juga laki-laki. Makanya laki-laki jangan selingkuh," ujarnya. [red]

