Jadi Jurkam BISA, Gubernur Jateng miris lihat keadaan sampah di Pekanbaru

Jadi Jurkam BISA, Gubernur Jateng miris lihat keadaan sampah di Pekanbaru

JURKAM BISA - Juru Kampanye Bibra-Said (BISA) yang juga menjabat sebagai Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat berdialog dengan warga Pekanbaru | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Kader PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku miris melihat keadaan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini. Dia mendengar banyaknya persoalan miring yang ada di Kota Pekanbaru dan mesti harus diperbaiki kedepannya.

Hal itu disampaikannya saat menjadi Juru Kampanye (Jurkam) Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 5, Drs H Dastrayani Bibra dan H Said Usman Abdullah, kemarin. Menurutnya, untuk menciptakan tata pemerintahan yang baik dan terukur, harus dimulai dengan memilih pemimpin yang bersih.

"Kita mengajak warga Pekanbaru memilih nomor 5. Bagaimana nanti pasangan baru ini mendorong pemerintahan bersih, pengelolaan sampah beres. Karena seni pengelolaan dimulai dari pemerintahan yang bersih," kata Ganjar, dalam kampanye nya.

Menurutnya, Kota Pekanbaru yang juga Ibukota Provinsi Riau bila dibanding jawa tengah, dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, sangat jauh perbedaannya. Apalagi, persoalan yang mencuat di Kota Pekanbaru, bukanlah isu lokal, melainkan sudah sampai ke tingkat Nasional.

"Saya yakin, kalau ini (persoalan di Pekanbaru) bisa dibereskan, pekanbaru menjadi kontributor di tingkat nasional. Untuk itu perlu kecakapan teknologi informasi dalam mencapai tujuan itu," ungkapnya.

Selain itu, dalam proses pemilihan pejabat di tata kelola pemerintahan, tidak ada lagi jual beli jabatan. Termasuk memberikan honor bagi aparatur berdasarkan kinerja dan prestasinya.

"Hitung semua anggaran, berapa honornya kemudian dijadikan satu, bayarlah mereka sesuai jabatan dan kinerjanya. Itu yang disebut pendapatan tunggal," terangnya. [bam]