Rute Pekanbaru Medan Masih Kuasai Lion Air
Garuda Indonesia Bakal Buka Kembali Rute Pekanbaru Medan

Pesawat Garuda Indonesia | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Garuda Indonesia Kantor
Cabang Pekanbaru, Riau, berencana menghidupkan kembali rute Pekanbaru-Medan
pergi pulang satu kali setiap hari dengan target memberangkatkan jamaah umroh
dari daerah itu melalui Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.
"Yang kami butuhkan adalah penerbangan untuk umroh dan di Bandara
Internasional Kualanamu, Garuda punya pesawat yang langsung ke Jeddah, Arab
Saudi," ujar General Manager Garuda Indonesia Kantor Cabang Pekanbaru,
Mohammad R Pahlevi di Pekanbaru, Jumat (11/07/2014).
Sebelumnya pada tahun 2013 maskapai pelat merah itu melayani penerbangan dengan
rute Pekanbaru-Medan pulang pergi satu kali setiap hari terhitung mulai 22 Juli
2013, menggunakan armada pesawat jenis Bombardier berkapasitas 96 kursi.
Namun sekitar bulan Januari 2014 atau belum sampai satu tahun, maskapai itu
berhenti beroperasi pada rute tersebut dengan waktu yang hampir bersamaan dua
rute domestik yang lain yakni Pekanbaru-Batam dan Pekanbaru-Padang.
Menurut Mohammad, pihaknya sedang melakukan penjajakan rute tersebut terkait
dengan potensi penumpang terutama para jamaah umroh di Riau, kemudian para
pebisnis dan lain sebagainya antara kedua provinsi yang saling bertetangga itu.
Sejak dirinya menjadi pimpinan Garuda di Pekanbaru pada Maret 2014, pihaknya
telah melakukan evaluasi terhadap rute-rute yang diminati masyarakat di Riau
seperti Pekanbaru-Yogyakarta dan Pekanbaru-Medan.
"Kedua rute tersebut sedang dalam proses kajian dan belum final. Itu
merupakan urusan kantor pusat, sedangkan tugas saya hanya dalam bidang
pemasaran di sini. Begitu rute itu dibuka, maka "market-nya" sudah
ada termasuk perizinan dan segalanya," kata dia seperti dikutip dari
antara.
Muhammad Soleh, pegawai Mandiri Tour and Travel di Pekanbaru mengatakan, saat
ini untuk rute Pekanbaru-Medan hanya dilayani oleh satu maskapai penerbangan
yakni Lion Air dengan frekuensi penerbangan dua kali pergi pulang dalam satu
hari.
"Akibatnya maskapai itu dapat leluasa menetapkan tarif karena tidak ada
kompetitor seperti untuk besok (Sabtu, 12/07/2014) dan Ahad (13/07/2014) telah
habis terjual di internet. Sedangkan hari Senin (14/07/2014), Lion buka di
harga tinggi Rp934.500 per orang," katanya.
Pada tahun 2014, tercatat ada tiga maskapai penerbangan yang menghentikan
operasi untuk rute Pekanbaru-Medan yakni Garuda Indonesia terhitung Januari
2014, Sriwijaya Air terhitung sejak 6 Mei 2014 dan Airasia Indonesia terhitung
sejak 1 Juli 2014. [antara/man]

